Edelweis Rawa Ditanam Kembali di Ranca Upas Usai Event Motor Trail
Merdeka.com - Area perkembangbiakan bunga edelweis rawa di kawasan Ranca Upas, Kabupaten Bandung rusak parah akibat event motor trail "Ranca Upas Camping Adventure Explore 2023" yang digelar Minggu kemarin.
Para peserta melintasi area bunga edelweis hingga mengubah kawasan yang sebelumnya asri menjadi berlumpur. Banyak bunga edelweis rusak dan terpendam lumpur.
Manajer Site Kampoeng Cai Raca Upas Argo Wibowo menjelaskan, kerusakan di area bunga edelweis rawa itu lantaran adanya kesalahpahaman antara penyelenggara event dan peserta.
Sebabnya, tidak adanya panitia di jalur sehingga peserta menggunakan jalur secara asal-asalan sampai memasuki kawasan savana yang ditumbuhi bunga rawa.

Perhutani
"Nah, kami sangat menyesalkan adanya kejadian itu dan meminta permohonan maaf mewakili manajemen, dan mungkin ke depannya menjadi pelajaran bagi manajemen kami terkait aturan, SOP, dan event-event tertentu, jadi kami akan atasi," ucap Argo.
Terpisah, beredar video permintaan maaf yang disampaikan oleh tiga orang yang mengaku sebagai panitia.

Perhutani
Video itu diunggah di akun Instagram @tramaxss. Hanya, ketiganya diduga bukan panitia utama, karena mereka tidak tampak dalam unggahan sebelumnya.
"Saya meminta maaf atas kejadian yang telah terjadi dan kelalaian panitia sehingga merugikan semua pihak, termasuk para sponsor dan penyedia tempat Ranca Upas. Saya sangat menyesali kejadian ini dan sekali lagi mohon maaf semua pihak yang dirugikan, terutama para peserta event," ucap tiga orang dalam video.

Perhutani
Dikutip dari akun Instagram Perum Perhutani, kawasan edelweis rawa kini dalam tahap rehabilitasi. Sejumlah pihak terlibat dalam kegiatan penanaman kembali edelweis rawa.
"Perum Perhutani bersama dengan Econique (Perhutani Alam Wisata) sebagai pengelola wisata Ranca Upas, stakeholders, pemerhati lingkungan dan pihak-pihak terkait melakukan rehabilitasi lahan berupa penanaman kembali sebagai upaya pemulihan ekosistem di Ranca Upas yang terdampak event motor trail," dikutip dari unggahan Perum Perhutani, Kamis (9/3).
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya