DVI Polri Ungkap Kesulitan Identifikasi Jenazah Korban Gempa Cianjur

Minggu, 27 November 2022 06:43 Reporter : Supriatin
DVI Polri Ungkap Kesulitan Identifikasi Jenazah Korban Gempa Cianjur Potret pilu gadis 7 tahun ditemukan tewas tertimbun reruntuhan gempa Cianjur. ©Mas Agung Wilis/AFP

Merdeka.com - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri mengungkapkan sejumlah kesulitan yang hadapi selama mengidentifikasi jenazah korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Karo Dokpol Pusdokkes Polri, Brigjen Pol dr A Nyoman Eddy Purnama Wirawan mengatakan, kesulitan tersebut mulai dari fasilitas pemeriksaan hingga kondisi jenazah. Secara teknis, kata dia, DVI Polri memiliki sumber daya manusia yang didukung Inafis, dua dokter forensik Polri, tiga dokter forensik setempat, dan teknisi.

"Kesulitannya karena semua dikerjakan marathon dengan fasilitas dua meja pemeriksaan. Sementara kami melakukan dasar identifikasi," kata Eddy dikutip Minggu (27/11).

Selain itu, papar dia, kondisi jenazah yang rusak seiring berjalannya waktu menjadi tantangan. Eddy mengatakan pihaknya beruntung mendapat bantuan Inafis dalam pemeriksaan sidik jari.

2 dari 2 halaman

Namun, pemeriksaan akan menjadi lebih kompleks apabila sidik jari tidak dapat diidentifikasi sehingga menggunakan peralatan lebih, tenaga, dan biaya untuk pemeriksaan DNA. Seperti temuan bagian tubuh yang tengah diidentifikasi DVI Polri saat ini.

"Menurut catatan kami ada tulang kepala, jadi agak susah," kata Eddy.

Eddy meminta masyarakat dan para keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk melapor ke Posko Pengaduan Orang Hilang atau Posko Ante Mortem DVI di Instalasi Forensik Rumah Sakit Umum Daerah Sayang Cianjur. Demikian dilansir dari Antara.

[tin]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini