DPR Yakin Polisi Cepat Ungkap Teror Terhadap Pimpinan KPK

Rabu, 9 Januari 2019 22:18 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
DPR Yakin Polisi Cepat Ungkap Teror Terhadap Pimpinan KPK TKP teror bom di rumah pimpinan KPK Laode M Syarif. ©2019 Istimewa

Merdeka.com - Anggota Komisi III DPR Ahmad Sahroni meyakini Polri mampu mengungkap dalang dan motif teror di kediaman pimpinan KPK Agus Rahardjo dan Laode M Syarief. Sahroni pun meminta semua pihak tak berspekulasi mengenai pelaku teror tersebut.

"Kita tentunya mengutuk keras teror yang diarahkan kepada pimpinan lembaga negara. Saya meminta Polri bergerak cepat dalam pengusutan kasus ini. Saya yakin Polri dengan kemampuannya di bidang pemberantasan terorisme akan mampu mengungkap kasus ini," kata Sahroni dalam keterangannya, Rabu (9/1).

"Sebaliknya saya berpesan kepada semua pihak untuk tak saling menuding siapa aktor di balik kejadian teror bom di rumah pimpinan KPK. Kita tunggu pengungkapan dilakukan oleh Polri yang tentunya sudah membentuk tim mengusut teror bom ini," lanjutnya.

Sahroni menilai ada upaya membuat kekacauan jelang pelaksanaan Pemilu serentak April mendatang terkait aksi. Sahroni menduga pelaku sengaja membidik sasaran tokoh penting, dalam hal ini pimpinan KPK untuk menarik perhatian hingga membuat masyarakat panik dan tidak aman.

Dia juga meminta berbagai pihak tak lantas mengaitkan teror bom ini dengan rangkain kejadian lainnya, seperti teror air keras menimpa penyidik KPK Novel Baswedan.

"Ini peristiwa yang saya nilai sengaja menargetkan tokoh penting dengan tujuan membuat keresahan jelang Pemilu serentak. Pemerintah, dalam hal ini melalui Polri harus membuktikan diri kesiapan menangani berbagai ancaman teror yang berpotensi mengganggu keberlangsungan Pemilu serentak. Masyarakat juga kita harapkan tak serta merta menjadi panik atas peristiwa ini," ujar doa.

Dalam kesempatan yang sama politisi NasDem asal Jakarta Utara ini mengapresiasi sikap KPK yang menyerahkan sepenuhnya penuntasan kasus teror tersebut. Sahroni berharap teror terhadap pimpinan KPK yang belum diketahui motifnya ini tak lantas menyurutkan semangat komisi antirasuah tersebut untuk memerangi korupsi di Indonesia.

Peristiwa ini juga disebutkan Sahroni menjadi gambaran pentingnya pengamanan melekat baik terhadap pribadi maupun kediaman pimpinan lembaga negara. "Ke depan, pengamanan terhadap pimpinan lembaga harus lebih baik," tegas Sahroni.

Diketahui, rumah pimpinan KPK Laode Muhammad Syarief mendapat teror botol berisi minyak dan bersumbu yang ditemukan di depan rumah subuh tadi. Polisi juga menemukan tas hitam berisi benda diduga bom rakitan di kediaman Ketua KPK Agus Rahardjo di Bekasi, Jawa Barat. [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini