Dora yang dulu sinis kini menangis dimaafkan Aiptu Sutisna

Sabtu, 24 Desember 2016 06:34 Reporter : Lia Harahap, Ronald
Dora yang dulu sinis kini menangis dimaafkan Aiptu Sutisna Ibu-ibu ngamuk ditilang polisi. ©2016 Facebook.com

Merdeka.com - Dora Natalia Singarimbun kini bisa bernapas lega. Kasus hukum yang membelitnya tak berujung di persidangan.

Dora, pegawai Mahkamah Agung itu dilaporkan ke polisi karena menganiaya dan mencakar anggota Polantas Mapolda Metro Jaya, Aiptu Sutisna, saat melintasi jalanan Jatinegara, Jakarta Timur pada 14 Desember lalu. Saat itu, Dora yang tengah mengemudikan mobilnya tiba-tiba saja mengamuk pada Sutisna yang sedang mengatur lalu lintas.

Saat mengamuk, Dora mengeluarkan kalimat tak pantas. Dia juga menarik seragam Sutisna sambil mencakar karena kesal pelat mobilnya difoto Sutisna pakai ponsel.

"Asal usulnya juga enggak jelas saya enggak tahu. Mungkin karena macet atau ada masalah apa saya enggak tahu. Ya namanya manusia pasti ada masalahnya. Makanya dia ketemu saya, mungkin jadi sasarannya saya," ujar Sutisna, kala itu.

Setelah kejadian itu, Dora langsung diperiksa pihak internal MA. Saat itu, Dora bisa terancam kena saksi ringan hingga berat tergantung tingkat kesalahannya.

Dora cium tangan Aiptu Sutisna

Sebelum proses pemeriksaannya dilakukan penyidik Polres Jakarta Timur, rupanya Dora menyadari kesalahannya. Dia buru-buru mencari Aiptu Sutisna mulai dari rumahnya hingga akhirnya bisa bertemu di Mapolda Metro Jaya. Ditemani ibunda dan suaminya, Dora langsung mencium tangan Sutisna sebagai permohonan maaf.

"Bertemu dengan beliau inisiatif saya sendiri, mulanya saya sempat mendatangi rumah beliau," kata Dora saat dihubungi merdeka.com.

Saat permohonan maaf dia sampaikan langsung, Dora mengaku senang Sutisna menyambutnya dengan tangan terbuka. Dora juga menyodorkan surat damai pada Sutisna dengan harapan kasusnya tidak dilanjutkan. Buatnya kasus ini menjadi pelajaran berharga.

"Beliau sangat ikhlas memaafkan saya, saya syukur bertemu beliau. Sebenarnya berharap jangan diteruskan, tapi gelar perkara harus terus dijalani. Tapi saya siap (diperiksa)," katanya.

Dora menepati ucapannya. Pada Senin (19/12) lalu, Dora menjalani pemeriksaan. Tak banyak perkataan Dora yang ditemui usai pemeriksaan. Dia memilih bersembunyi di balik badan polisi. Pada pemeriksaan awal itu, Dora masih berstatus saksi.

Dora usai diperiksa di Polres Jaktim

Melihat keseriusan Dora memohon maaf dan mengakui kesalahannya, Sutisna akhirnya memutuskan mencabut laporannya terhadap wanita berhijab itu. Sutisna mengaku tidak ingin membesar-besarkan masalah itu.

"Ini saya sudah mencabut. Alasannya ya karena saya sudah memaafkan," ujar Sutisna di Gedung SDM Polda Metro Jaya, Jumat (23/12) kemarin.

Melihat ketulusan Sutisna, Dora tak henti-hentinya menangis. Dia merasa bersyukur mendapatkan maaf dari Sutisna dan kasusnya di kepolisian tak dilanjutkan.

"Alhamdulillah, bisa beres. Saya terima kasih Pak Sutisna dan pak Kapolda (Irjen Mohammad Iriawan)," kata Dora tersipu.

[lia]

Topik berita Terkait:
  1. Dora Natalia
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini