Pada Minggu, 12 April 2026, Korea Selatan berhasil menunjukkan dominasinya di kancah bulu tangkis Asia. Mereka sukses merebut tiga gelar juara sekaligus memastikan diri sebagai juara umum Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2026.
Ajang bergengsi ini diselenggarakan di Ningbo Olympic Sports Center, China, menjadi saksi bisu keperkasaan wakil Negeri Ginseng. Hasil ini menegaskan konsistensi Korea Selatan di level elite Asia.
Kemenangan tersebut diraih melalui sektor tunggal putri, ganda putra, dan ganda campuran, menunjukkan kekuatan merata tim Korea Selatan. Performa impresif ini menjadi sorotan utama di penutup turnamen.
Advertisement
Advertisement
Performa Gemilang Korea Selatan di Tiga Sektor
Gelar pertama bagi Korea Selatan datang dari tunggal putri An Se-young. Ia berhasil menundukkan wakil tuan rumah Wang Zhiyi dalam pertarungan sengit tiga gim dengan skor 21-12, 17-21, 21-18. Kemenangan ini juga menjadi ajang balas dendam bagi An atas kekalahan di final All England bulan lalu dari lawan yang sama.
Dominasi Korea Selatan berlanjut di sektor ganda putra melalui pasangan Kim Won-ho/Seo Seung-jae. Mereka memperpanjang tren tak terkalahkan sejak Oktober tahun lalu dengan mengatasi rekan senegara Kang Min-hyuk/Ki Dong-ju dua gim langsung 21-13, 21-17. Konsistensi pasangan ini menjadi kunci keberhasilan.
Sementara itu, gelar ketiga dipastikan dari nomor ganda campuran. Pasangan Kim Jae-hyeon/Jang Ha-jeong meraih kemenangan setelah pasangan Thailand Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran mundur akibat cedera. Ini melengkapi raihan tiga gelar juara bagi Korea Selatan.
Advertisement
Advertisement
Tuan Rumah China Berbagi Gelar, Indonesia Raih Perunggu
Tuan rumah China harus puas finis di posisi kedua klasemen perolehan gelar dengan meraih dua gelar juara. Salah satunya dipersembahkan tunggal putra Shi Yuqi yang tampil dominan saat mengalahkan kuda hitam asal India, Ayush Shetty, dengan skor telak 21-8, 21-10. Shi menunjukkan kontrol permainan sejak awal.
Shi Yuqi menutup turnamen dengan impresif, tidak memberi ruang berkembang bagi Shetty yang sebelumnya mencuri perhatian. Gelar China lainnya datang dari sektor ganda putri melalui Li Yijing/Luo Xumin. Mereka menang setelah pasangan senegara Liu Shengshu/Tan Ning mundur saat laga final.
Meski gagal menjadi juara umum, tambahan dua gelar tersebut menjadi penghibur bagi publik tuan rumah yang berharap lebih. Sementara itu, Indonesia belum mampu menembus partai puncak. Tim Merah Putih harus puas membawa pulang dua medali perunggu dari turnamen ini.
Advertisement
Raihan perunggu Indonesia datang dari ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri serta ganda putri Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Hasil ini menjadi catatan penting bagi Indonesia untuk melakukan evaluasi. Evaluasi ini diperlukan jelang turnamen besar berikutnya demi peningkatan performa.
Berikut hasil lengkap partai final Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026:
- Tunggal putra: Shi Yuqi (China) mengalahkan Ayush Shetty (India) 21-8, 21-10
- Tunggal putri: An Se-young (Korea Selatan) mengalahkan Wang Zhiyi (China) 21-12, 17-21, 21-18
- Ganda putra: Kim Won-ho/Seo Seung-jae (Korea Selatan) mengalahkan Kang Min-hyuk/Ki Dong-ju (Korea Selatan) 21-13, 21-17
- Ganda putri: Li Yijing/Luo Xumin (China) menang atas Liu Shengshu/Tan Ning (China) mundur
- Ganda campuran: Kim Jae-hyeon/Jang Ha-jeong (Korea Selatan) menang atas Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran (Thailand) mundur
Advertisement
Sumber: AntaraNews