Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Ditlantas Polda Kalsel) mengambil langkah proaktif dalam meningkatkan kesadaran berlalu lintas. Mereka telah meresmikan 10 ribu pengemudi ojek daring sebagai mitra keselamatan di wilayah tersebut. Inisiatif ini bertujuan untuk membangun budaya tertib berlalu lintas yang lebih baik di jalan raya.
Program kemitraan ini secara resmi diluncurkan melalui Apel Polantas Sahabat Ojek Online yang digelar di Banjarbaru pada hari Kamis. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Dirlantas Polda Kalsel, Kombes Pol Fahri Siregar. Tujuannya adalah untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara kepolisian dengan komunitas ojek daring.
Pengemudi ojek daring dianggap sebagai mitra strategis karena jumlahnya yang besar dan keberadaan mereka yang intensif di jalanan setiap hari. Dengan melibatkan mereka, diharapkan pesan keselamatan berlalu lintas dapat tersebar lebih luas. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Advertisement
Advertisement
Kombes Pol Fahri Siregar menegaskan bahwa ojek daring memiliki peran krusial dalam upaya menjaga keselamatan di jalan raya. Dengan lebih dari 10 ribu pengemudi yang beroperasi setiap hari, mereka menjadi garda terdepan di lalu lintas. Kehadiran mereka yang masif menjadikan ojek daring sebagai agen perubahan yang efektif.
Pihak Ditlantas Polda Kalsel memandang penting untuk menjalin komunikasi yang intensif dan baik dengan seluruh pengemudi ojek daring. Komunikasi yang terjalin erat akan mempermudah penyampaian informasi dan edukasi. Hal ini juga membantu dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Kolaborasi antara kepolisian dan komunitas ojek daring didorong untuk menjadikan mereka pelopor keselamatan. Para pengemudi ini diharapkan tidak hanya tertib berlalu lintas secara pribadi. Namun juga dapat menginspirasi pengguna jalan lainnya untuk patuh pada aturan.
Advertisement
Advertisement
Apel Polantas Sahabat Ojek Online menjadi momen penting untuk mengukuhkan komitmen bersama. Sebelum apel dimulai, Dirlantas Polda Kalsel bahkan menyempatkan diri untuk ramah-tamah dan makan bersama para pengemudi. Pendekatan personal ini bertujuan untuk membangun kedekatan dan rasa kekeluargaan.
Selama apel berlangsung, seluruh pengemudi ojek daring yang hadir membacakan ikrar keselamatan berlalu lintas. Ikrar ini merupakan bentuk janji dan komitmen mereka untuk selalu mengutamakan keselamatan. Ini juga menjadi simbol keseriusan dalam menjalankan peran sebagai mitra keselamatan.
Sebagai bentuk dukungan dan simbol keselamatan, Kombes Pol Fahri Siregar juga membagikan helm gratis kepada perwakilan peserta apel. Pembagian helm ini bukan hanya sekadar pemberian. Namun juga pengingat akan pentingnya perlengkapan keselamatan standar bagi pengendara roda dua.
Advertisement
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi pelatihan safety riding yang komprehensif. Pelatihan ini mencakup pembelajaran teori tentang aturan lalu lintas dan teknik berkendara aman. Selain itu, para pengemudi juga mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan langsung di lapangan.
Advertisement
Inisiatif menjadikan ojek daring sebagai mitra keselamatan diharapkan membawa dampak positif signifikan. Peningkatan kesadaran akan pentingnya Kamseltibcarlantas menjadi tujuan utama. Dengan ribuan pengemudi yang menjadi duta keselamatan, pesan ini akan tersebar lebih efektif.
Keterlibatan aktif ojek daring dalam upaya ini dapat mengurangi angka pelanggaran lalu lintas. Mereka dapat menjadi mata dan telinga kepolisian di jalan. Selain itu, mereka juga bisa memberikan contoh positif kepada masyarakat luas.
Program ini juga berpotensi menciptakan lingkungan jalan raya yang lebih aman dan nyaman bagi semua pengguna. Dengan adanya kolaborasi yang kuat, diharapkan tercipta sinergi yang berkelanjutan. Hal ini akan mendukung terciptanya budaya tertib berlalu lintas yang mandiri dan bertanggung jawab.
Advertisement
Sumber: AntaraNews