Puluhan orang tua calon siswa (casis) prajuit TNI melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Sumatera Utara, Selasa (11/2).
Massa demonstran merupakan korban penipuan dan penggelapan dari perempuan bernama Nina Wati di Kabupaten Deli Serdang dengan nilai Rp1,3 miliar.
Mereka meminta keadlian dan uang yang telah diberikan kepada Nina Wati dikembalikan.
Modus yang dilakukan Nina Wati yakni meminta uang hingga ratusan juta dan memberikan iming-iming anak para orang tua itu akan lulus dan diterima menjadi anggota TNI/Polri.
Advertisement
Curhat Orang Tua
Kini, kasus penipuan dan penggelapan yang dilakukan Nina Wati berproses di pengadilan.
“Datang dengan harapan keadilan dan kepastian bagi anak kami yang telah berjuang demi cita-citanya menjadi prajurit TNI,” kata koordinator aksi, Faisal.
Kemudian, salah seorang orang tua korban penipuan masuk anggota TNI/Polri, Sumiati, meminta kepada DPRD Sumut untuk mendorong aparat penegak hukum segera memproses dan menindak tegas Nina Wati.
“Jangan membiarkan praktik seperti ini mencoreng nama baik institusi TNI dan mencederai harapan para pemuda yang bercita-cita mengabdi kepada negara. Kami menuntut kejelasan hukum dan keadilan,” ujar Sumiati.
Advertisement
Sosok Wanita Misterius
Sumiati menjelaskan, anaknya telah menjalani pendidikan dan pelatihan di Rindam/BB Pematang Siantar selama tiga bulan. Namun, anaknya tak kunjung diterima sebagai anggota TNI.
“Mereka telah ditempa secara fisik dan mental sesuai dengan standar militer. Tapi hasil dari perjuangan mereka sangat nihil dan jauh dari harapan,” ucapnya.
Sumiati merinci dirinya diminta untuk menyetor uang sebanyak puluhan juta kepada Nina Wati secara bertahap ketika seleksi penerimaan anggota TNI.
Namun sayang, dia tak menjelaskan rinci siapa sosok Nina Wati tersebut.
Advertisement
Janji DPRD Sumut
Sumiati berharap, agar Nina Wati mengembalikan uang para orang tua casis tersebut.
“Segera kembalikan uang kami para orang tua Casis. Kami bekerja keras demi masa depan anak. Kami tidak akan tinggal diam atas ketidakadilan ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sumut dari Fraksi Gerindra, Ihwan Ritonga, yang menemui para demonstran mengatakan akan menindaklajuti aspirasi para orang tua casis tersebut.
“Saya akan koordinasi juga lebih lanjut kepada Komisi I DPR RI dan kebetulan Pangdam I/Bukit Barisan juga masih baru, tapi kami coba komunikasikan terlebih dahulu kepada beliau,” pungkasnya.