Dirlantas Imbau Mudik Tak Pakai Motor: 70 Persen Kecelakaan Lalu Lintas dari Sepeda Motor

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mengimbau kepada masyarakat mudik pada tahun ini tidak menggunakan sepeda motor.

Rahmat Baihaqi
Oleh Rahmat Baihaqi - Reporter
Dirlantas Imbau Mudik Tak Pakai Motor: 70 Persen Kecelakaan Lalu Lintas dari Sepeda Motor
Sejumlah pemudik bersepeda motor melintas di Jalan Raya Brigadir Jend Darsono, Cirebon, Jawa Barat, Minggu (7/4/2024). Pada H-3 lebaran 2024, arus lalu lintas di jalur Pantura terpantau ramai lancar. (©2023 Liputan6.com/Herman Zakharia)

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mengimbau kepada masyarakat mudik pada tahun ini tidak menggunakan sepeda motor. Sebab menurut catatan kepolisian, kecelakaan sepeda motor pada saat mudik cukup tinggi.

"Jadi sepeda motor ini ya, karena korban kecelakaan lalu lintas 70 persen dari sepeda motor, meninggal duni kebanyakan dari sepeda motor. Di tahun ini, mari kita hindari pengunaan mudik sepeda motor," kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman kepada wartawan, Rabu (12/3).

Menurut Latif jalur alternatif pemotor yang kerap masyarakat lewati yakni melintas dari Jakarta mengarah ke timur melewati Jatiwaringin dan seterusnya. Namun sepanjang jalur tersebut kata dia juga menjadi rawan terjadi kecelakaan khusunya para pengendara motor.

"Di situ juga banyak kerawanan, banyak u-turn, u-turn yang bisa menghambat perjalanan. Ini yang perlu kita informasikan kepada pemudik menggunakan sepeda motor," terang dia.

Kepada pemudik sepeda motor, Latif mengimbau agar masyarakat mengurungkan niatnya berpergian dengan kendaraan roda dua dan beralih ke moda transportasi umum yang telah disediakan baik dari Pemerintah. Hal ini mengingat angka kecelakaan sebabkan korban jiwa yang cukup tinggi.

Namun bila masyarakat tetap milih moda kendaraan roda untuk mudik, Latif meminta agar mencari jalur yang aman dan melewati banyak permukiman.

"Khususnya yang ke arah timur, jalur tersebut adalah jalur yang sangat berbahaya. Di situ banyak permukiman, malam hari penerangan antara Kali Cawang sampai dengan Bekasi cukup," terang Latif.

"Tetapi antara, Bekasi Timur samapai dengan Jatiwaringin ini ada tetapi tidak mencukupi. Jadi disarankan, kalau mau mudik sepeda motor khususnya menggunakan siang hari," tutup dia.

Rekomendasi