Dirjen Polpum Kemendagri sebut camat punya peran strategis untuk jaga ketertiban

Kamis, 12 Oktober 2017 21:44 Reporter : Hery H Winarno
Dirjen Polpum Kemendagri Soedarmo membuka Rapat Koordinasi Nasional Camat. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri, Soedarmo menyebut bahwa camat mempunyai tugas salah satunya mengoordinasikan upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum. Hal ini sesuai ketentuan pasal 225 ayat (1) huruf c Undang-Undang No 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Untuk itu Camat perlu melakukan pencegahan-pencegahan konflik di antaranya memelihara kondisi damai dalam masyarakat, mengembangkan sistem penyelesaian perselisihan secara damai, meredam potensi konflik dan membangun sistem peringatan dini.

Soedarmo menambahkan, dalam hal terjadi konflik Camat memiliki peran strategis untuk menghentikan, menetapkan status keadaan konflik, tindakan darurat penyelamatan dan perlindungan korban, hingga pada hal meminta bantuan penggunaan dan pengerahan kekuatan TNI. Hal tersebut disampaikan Soedarmo pada acara Rapat Koordinasi Nasional Camat di Hotel Crown Plaza, Jalan Pemuda, Semarang, Kamis (12/10).

"Peran Camat akan memaknai hadirnya Negara dalam penanganan setiap konflik, di mana masyarakat akan merasa adanya jaminan negara untuk melindungi kehidupan bermasyarakat melalui upaya penciptaan suasana yang aman, tentram, damai dan sejahtera," ujarnya.

Menurut Soedarmo, tak lama lagi kita akan segera menghadapi agenda Pilkada Tahun 2018, dan hampir setiap pelaksanaannya diwarnai munculnya konflik sosial baik itu skala kecil maupun besar.

"Bahkan seperti kemarin ini, kita ketahui bersama pada hari Rabu, 11 Oktober 2017 telah terjadi aksi pengerusakan kantor Kementerian Dalam Negeri dan aksi anarkis dari massa yang mengatasnamakan Barisan Merah Putih Papua, yaitu menuntut untuk membatalkan keputusan Mahkamah Konstitusi untuk Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tolikara, Kabupaten Intan Jaya, dan Kabupaten Kepulauan Yapen Tahun 2017," ujarnya.

Menurut Dirjen, hal-hal seperti itu tidak bisa ditolerir. Soedarmo mengatakan perlu penegakan hukum dalam setiap tindakan yang merusak ketentraman dan ketertiban umum seperti dalam aksi kemarin.

"Saya sangat mengharapkan, kepada seluruh Camat agar bersiap menghadapi agenda Pilkada 2018, yaitu menciptakan stabilitas keamanan dan ketertiban wilayahnya masing-masing. serta untuk aktif melakukan kegiatan-kegiatan intelijen, deteksi dini, cegah dini dan melaporkan dari setiap informasi dan kejadian yang terjadi di wilayahnya". [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. Kemendagri
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.