Dirjen Perkeretaapian: 8 Train set akan dioperasi di LRT Palembang
Merdeka.com - Direktur Jenderal Perkeretaapian Prasetyo Boeditjahyono mengatakan, akan ada 8 train set pada tahap awal pengoperasian light rail transit (LRT) bandara Sultan Badarudin Mahmud II - Stadion Jakabaring di Palembang, Sumatera Selatan.
"Tahap awal operasi itu, ada 8 train set. Masing-masing train set ada 3 kereta. 1 kereta, kalau maksimal isinya 80 (penumpang). Jadi satu rangkaian itu bisa angkat 240 penumpang," kata Prasetyo usai meninjau pembangunan LRT.
Meski begitu, diungkapkan Prasetyo, tidak semua train set akan dioperasionalkan. Sebab, hanya akan ada 7 train set yang dioperasionalkan "Dari 8 trainset itu tidak dioperasikan semua. Biasanya dicadangkan satu. Berarti ada 7 rangkaian," terangnya.
Kemenhub tinjau LRT di Palembang ©2017 Merdeka.com
Prasetyo memperkirakan setiap headway-nya hanya berlangsung setiap 15 menit, dengan asumsi penumpang mencapai target hingga 10 ribu per harinya. "Itulah yang diharapkan," sebutnya.
Untuk memenuhi target tersebut, diakui Prasetyo, pihaknya tengah melakukan koordinasi kepada pemerintah setempat demi mendorong kesadaran masyarakat agar beralih moda transportasi massal, terutama LRT.
"Misal, batasi pengguna mobil, caranya dengan ganjil genap seperti di Jakarta. Atau, 3 in 1 juga seperti di Jakarta, Ini harus ada, supaya support orang yang naik transportasi massal ada," jelasnya.
Selain itu, Prasetyo menggambarkan segala kemudahan yang didapat penumpang bila beralih transportasi ke LRT. Menurutnya, kelebihan menggunakan LRT ini adalah soal kepastian waktu.
Kemenhub tinjau LRT di Palembang ©2017 Merdeka.com
"Naik angkot atau taksi kan tak terprediksi, kena macet. Kalau naik kereta ini kan pasti. 23 KM dari bandara ke Jakabaring dengan kecepatan rata-rata 70 sampai 80 km/jam kira-kira kurang dari satu jam sampai, atau tepatnya 54 menit sampai," ujarnya.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya