Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Direktur Indo Barometer Nilai Jokowi Lebih Sreg dengan Prabowo daripada SBY

Direktur Indo Barometer Nilai Jokowi Lebih Sreg dengan Prabowo daripada SBY Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari. ©2018 Merdeka.com/sania mashabi

Merdeka.com - Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari mengamati gestur Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat bertemu Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Qodari menilai, Jokowi terlihat lebih nyaman dan santai saat bertemu Prabowo Subianto dibanding SBY.

"Karena kalau kita cermati dinamika politik 2014 2019, sebetulnya Pak Jokowi dan Pak Prabowo itu menurut saya dekat, mereka saling mengunjungi loh, frekuensi pertemuan antara Pak Jokowi dak Pak Prabowo itu pasti lebih sering dari Pak SBY," kata Qodari saat diskusi 'dinamika politik jelang penyusunan kabinet' di Jakarta, Sabtu (12/10).

Menurutnya, peluang Gerindra masuk kabinet Jokowi sangat besar. Apalagi, selama ini dia melihat bahwa oposisi sesungguhnya adalah Demokrat, bukan Gerindra.

"Selama masa Jokowi jadi presiden, oposisi yang sesungguhnya menurut saya adalah Demokrat bukan partai Gerindra," ucapnya.

Qodari teringat pertemuan Jokowi dan Prabowo pada tahun 2015 di Istana Bogor. Menurutnya, di situ Jokowi membutuhkan dukungan dari Prabowo terkait masalah politik nasional.

Dalam pertemuan 2015 silam itu, Prabowo dan Jokowi membahas soal pencak silat dan seputar pencalonan Komjen Budi Gunawan menjadi Kapolri.

"Bahkan ketika mohon maaf, ketika Pak Jokowi agak beda pendapat atau beda dukungan dengan PDIP, beliau meminjam dukungan itu dari Pak Prabowo dan mereka ketemu di Istana Bogor, dan Pak Prabowo menyerahkan atau memberikan senjata keris kepada Pak Jokowi," tukasnya. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP