Dinas Sosial Aceh Salurkan Wakaf Quran untuk Korban Banjir Pidie Jaya dan Wilayah Lain di Aceh

Dinas Sosial Aceh bersama TKSK Aceh menyalurkan Wakaf Quran Korban Banjir Aceh di Pidie Jaya dan membuka donasi untuk membantu pemulihan spiritual masyarakat terdampak bencana.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Dinas Sosial Aceh Salurkan Wakaf Quran untuk Korban Banjir Pidie Jaya dan Wilayah Lain di Aceh
Dinas Sosial Aceh bersama TKSK Aceh menyalurkan Wakaf Quran Korban Banjir Aceh di Pidie Jaya dan membuka donasi untuk membantu pemulihan spiritual masyarakat terdampak bencana. (AntaraNews)

Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh telah menyisakan duka mendalam bagi masyarakat. Dalam upaya meringankan beban dan memberikan dukungan spiritual, Dinas Sosial Aceh mengambil langkah konkret. Mereka menyalurkan bantuan wakaf Al Quran dan buku Iqra’ kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya.

Inisiatif mulia ini tidak hanya berasal dari Dinas Sosial Aceh, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Aceh serta masyarakat umum. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi sarana ibadah dan penguatan mental bagi para korban. Plt Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir, menegaskan komitmen untuk terus membantu.

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pasca bencana yang komprehensif, mencakup aspek fisik dan spiritual. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata kepedulian berbagai pihak terhadap kondisi para penyintas. Fokus utama adalah memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap sarana ibadah di tengah kesulitan.

Bantuan Awal dan Sumber Donasi Wakaf Quran Korban Banjir Aceh

Pada tahap awal penyaluran, Dinas Sosial Aceh dan TKSK Aceh telah mendistribusikan sejumlah bantuan penting. Sebanyak 60 eksemplar Al Quran dan 130 buku Iqra’ telah disalurkan kepada masyarakat. Bantuan ini secara spesifik ditujukan untuk pondok pesantren, tempat ibadah, serta langsung kepada masyarakat yang terdampak banjir di Pidie Jaya.

Plt Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir, menjelaskan bahwa seluruh wakaf tersebut dihimpun dari berbagai sumber. Kontribusi datang dari Dinas Sosial Aceh sendiri, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Aceh, dan juga partisipasi aktif dari masyarakat. Kolaborasi ini menunjukkan semangat kebersamaan dalam menghadapi bencana.

Distribusi awal ini menjadi langkah penting untuk memastikan kebutuhan spiritual masyarakat segera terpenuhi. Ketersediaan Al Quran dan Iqra’ diharapkan dapat membantu warga kembali beribadah dan mendekatkan diri kepada Tuhan. Ini merupakan bagian integral dari proses pemulihan psikologis dan spiritual pasca bencana.

Perluasan Penyaluran dan Ajakan Berdonasi

Hingga saat ini, total wakaf yang berhasil dihimpun menunjukkan angka yang signifikan. Chaidir menyebutkan bahwa 390 eksemplar Al Quran, 167 buku Iqra’, dan 70 buku Yasin telah terkumpul. Semua donasi Wakaf Quran Korban Banjir Aceh ini berasal dari TKSK, Dinas Sosial Aceh, serta masyarakat yang peduli.

Rencananya, wakaf ini tidak hanya berhenti di Pidie Jaya, tetapi juga akan disalurkan ke beberapa kabupaten lain yang turut terdampak banjir. Wilayah-wilayah tersebut meliputi Bireuen, Aceh Utara, Aceh Tamiang, dan Aceh Tengah. Perluasan jangkauan ini bertujuan agar lebih banyak masyarakat dapat merasakan manfaat dari bantuan spiritual ini.

Dinas Sosial Aceh bersama TKSK Aceh masih terus membuka pintu donasi dan wakaf bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi. Donasi dapat berupa mushaf Al Quran baru atau wakaf tunai senilai Rp100.000 per mushaf. Masyarakat dapat menyalurkan donasi melalui Rekening BSI 731 2411 304 atas nama Misra Yana, atau langsung ke Sekretariat TKSK Aceh di Kantor bersama Pilar Pilar Sosial, Jalan Tengku Chik Kuta Karang No 8, Kuta Alam, Banda Aceh. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui kontak person 0895 3360 21177 (Koordinator).

Penguatan Spiritual Pasca Bencana

Penyaluran wakaf Al Quran ini memiliki tujuan yang mendalam, yaitu sebagai sarana ibadah dan mendekatkan diri dengan Allah di masa pemulihan setelah bencana. Chaidir berharap bantuan ini dapat memberikan kekuatan batin bagi para korban. Aspek spiritual seringkali menjadi penopang utama dalam menghadapi cobaan berat.

Tidak hanya Dinas Sosial Aceh, Satuan Relawan Indonesia Raya (Satria) Aceh juga turut berperan aktif dalam memberikan dukungan serupa. Mereka menyerahkan wakaf Al Quran, buku tuntunan shalat, serta buku zikir pagi dan petang kepada para pengungsi. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian nyata relawan di tengah masyarakat.

Ketua Satria Aceh, Khairil Syahrial, didampingi Sekretaris Satria Aceh, Mahfudz Y. Loethan, menekankan pentingnya penguatan batin. Mereka ingin memastikan bahwa warga tidak hanya mendapatkan bantuan fisik, tetapi juga dikuatkan secara mental dan spiritual agar tetap tegar menghadapi ujian. Dukungan emosional dan spiritual sangat krusial dalam proses pemulihan pasca bencana.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi