Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dikira batu, petani cuci bersih granat nanas peninggalan Jepang

Dikira batu, petani cuci bersih granat nanas peninggalan Jepang Granat. © Robert Llewelyn/Getty Image

Merdeka.com - Penemuan sebuah granat nanas menggegerkan Kampung Purut Kelurahan Sukawarna Kecamatan Curug Kota Serang, Banten. Granat yang di duga masih aktif ditemukan oleh Mirzha (45) di saat dirinya tengah bercocok tanam di sawah.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Mirzha yang tengah mencangkul secara tidak sengaja ujung cangkul miliknya menyentuh sebuah granat jenis nanas di kedalaman 30cm. Awalnya petani ini membawa granat tersebut ke rumah, bahkan dirinya sempat membersihkan granat dari tanah dan disimpan semalam di rumahnya.

Kemudian keesokan harinya dia melaporkan penemuannya kepada warga sekitar karena dirinya merasa ketakutan sebab keluarganya merasa curiga itu merupakan granat aktif yang sewaktu waktu bisa meledak.

Warga kemudian menyimpan granat jenis nanas ini di rumah warga lain bahkan sempat disimpan di lokasi penemuan awal di sawah milik Mirzha.

"Hari jumat jam sembilan pagi, dikira saya batu, saya bawa ke rumah, sampai saya sempet cuci," kata Mirzha kepada wartawan, Rabu (14/1).

Warga yang mendapatkan laporan dari Mirzha langsung melapor ke Polsek Curug, dan setelah mendapatkan laporan, Polsek Curug kemudian mendatangi lokasi untuk mengamankan bom yang sudah berkarat dan beratnya sekitar 1 kilogram dan memberi garis polisi di lokasi penemuan.

Tidak lama kemudian tim Gegana Brimob Polda Banten langsung datang ke lokasi, dan membawa granat yang diduga peninggalan zaman Jepang tersebut ke Mako Brimob.

"Kami mendapatkan laporan dari pihak kelurahan bawa salah seorang warganya menemukan granat nanas di sawah yang sudah lima hari yang lalu, namun baru dilaporkan hari ini," kata Kapolsek Curug AKP Ate Waryadi.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP