Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Diduga sakit parkinson, WN Amerika meninggal di vila di Kuta

Diduga sakit parkinson, WN Amerika meninggal di vila di Kuta Ilustrasi mayat. ©2012 Merdeka.com/sapto anggoro

Merdeka.com - Warga Negara Asing (WNA) asal Amerika bernama Jhon David Thomas (70) meninggal dunia di Vila Raja, Jalan Kubu Manyar, nomor 9 A, Banjar Canggu, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali, Sabtu (18/8) sekitar pukul 11.00 WITA.

Dari data yang dihimpun, saat itu dua orang saksi yang bernama Apriliani (25) dan Putu Rudiyana (29) mereka bersama-sama secara rutin membersihkan badan dan mengganti pampers korban, dan memberikan makan dan obat Rytary, Selegiline, Clonazepam, obat untuk penyakit parkinson yang langsung dari Amerika dan obat CPG 75 untuk pengencer darah Rumah sakit Siloam Bali.

Selanjutnya korban didudukkan di kursi roda, karena kondisi korban sudah lemas. Kemudian, kedua saksi membaringkan korban di tempat tidurnya seperti biasa. Namun, dari saksi melihat tangan korban sudah membiru dan agak susah bernapas dan wajah sudah pucat.

Melihat hal tersebut, saksi Apriliani langsung menghubungi manajer Vila Raja, bernama Agung Antara untuk memberitahukan keadaan korban. Selanjutnya manajer vila menghubungi rumah sakit Siloam di Sunset Road, Kuta, Bali.

Sekitar pukul 11.20 WITA, mobil ambulans bersama dokter bernama Wahyu mengecek kondisi korban, mulai dari jantung dan lain-lain. Namun menurut dokter aktivitas jantung korban sudah tidak ada dan korban dinyatakan meninggal dunia.

Sementara dari penjelasan Agung, saat tiba di vila Raja dan melihat kondisi korban di kamarnya, dia mengambil paspor korban dan melapor ke Mapolsek Kuta Utara.

Korban diketahui mulai tinggal di vila Raja sejak 1 Maret 2018 dan rencana check out bulan Oktober 2018. Korban tinggal sendiri sementara keluarga korban ada di Amerika.

Selain itu menurut Agung, bahwa korban pada tanggal 7 Agustus 2018 pukul 15.41 WITA, melaksanakan kontrol ke rumah sakit Siloam untuk pemeriksaan parkinson. Kemudian dari rumah sakit Siloam menyarankan korban untuk rawat inap. Namun korban menolaknya, karena korban ingin rawat jalan, selanjutnya Agung mengajak korban pulang.

Kapolsek Kuta Utara AKP Johannes H Widya Dharma Nainggolan membenarkan hal tersebut, bahwa korban pada pukul 12.50 WITA, jenazah sudah dibawa dengan mobil ambulans ke rumah Sakit Sanglah Denpasar.

"Hasil olah TKP tim identifikasi Polres Badung tidak ditemukan adanya bekas tindak kekerasan maupun gejala lain. Karena almarhum sudah menderita sakit parkinson sejak 6 tahun," ujarnya.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP