Diduga hendak tawuran, 25 remaja di Bekasi 'digulung' polisi
Merdeka.com - Kepolisian Sektor Bantargebang, Kota Bekasi, menggelandang 25 remaja diduga hendak melakukan aksi tawuran pada Sabtu (28/5) malam. Meski demikian, puluhan pemuda tanggung itu tidak ada yang ditahan.
Kapolsek Bantargebang, Kompol Parjana mengatakan, puluhan pelajar diangkut menggunakan mobil patroli ke Mapolsek setempat setelah polisi mendapatkan laporan kerumunan anak-anak muda pada Sabtu (28/5), sekitar pukul 22.00 WIB.
"Kami kemudian melakukan penyisiran ke sejumlah titik, hasilnya menemukan kerumunan anak muda di sekitar perumahan Vida Bekasi," kata dia, Minggu (28/5).
Ia mengatakan, karena dianggap meresahkan polisi kemudian membawa mereka ke kantor polisi. Apalagi, waktu mereka nongkrong sudah mulai larut malam, tidak semestinya anak-anak di bawah umur berkeliaran.
"Kami memanggil orang tuanya untuk menjemput ke Polsek Bantargebang, mereka juga diminta membuat surat pernyataan agar tidak nongkrong hingga larut malam," kata dia.
Parjana menambahkan, pihaknya akan terus intensif melakukan patroli di wilayahnya. Apalagi, sejumlah titik di daerah Bantargebang rawan dijadikan lokasi tawuran pemuda tanggung, yang tak jarang memakan korban. (mdk/ary)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya