Diduga diculik, bocah SD di Sukabumi hilang saat berangkat sekolah
Merdeka.com - Bocah perempuan berusia 8 tahun Anisa Cikal Rambu Anugerah diduga menjadi korban penculikan saat akan berangkat sekolah. Bocah itu hilang sejak Rabu (15/3), saat berangkat ke sekolah dekat rumahnya Kampung Jajaway, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
"Tiga hari anak saya tidak pulang kami sudah mencari ke rumah sanak saudara hingga menanyakan ke teman-teman sekolahnya, namun tidak ada satu pun yang mengetahui keberadaannya," kata Bambang, ayah kandung Anisa, seperti dikutip Antara, Sabtu (18/3).
Bambang mengatakan, putrinya hilang saat berangkat sekolah agama di Madrasah Diniyah Azza Karsiyah, Kecamatan Lembursitu. Ia mengaku dibantu masyarakat termasuk bertanya kepada orang pintar untuk mencari Anisa, namun hingga kini tidak ada hasilnya.
Selain itu, pihaknya juga sudah melaporkan kehilangan anaknya itu ke Polsek Lembursitu pada Kamis (16/03) dini hari. Namun hingga kini belum ada perkembangan dari kepolisian.
Dari informasinya, ada orang yang pernah melihat anaknya dibonceng di daerah Rambay ke arah Kecamatan Cisaat. Namun yang melihatnya anak kecil sehingga informasinya kurang jelas.
Ia berharap jika ada yang melihat untuk segera menghubunginya atau ke kepolisian terdekat. Saat hilang Anisa mengenakan gamis merah muda, kerudung putih dan membawa tas bergambar karakter barbie.
"Kami juga sudah menyebar foto anisa baik di media sosial maupun di setiap lingkungan permukiman dan tempat keramaian lainnya," tambahnya.
Sementara, Wali Kelas Anisa di SDN Sidangsari Lembursitu Deuis Fifit Fitriyani mengatakan dirinya sempat mengantarkan Anisa saat pulang sekolah sampai gang rumahnya dan tidak menyangka anak didiknya tersebut hilang dan diduga menjadi korban penculikan.
"Meskipun prestasi di sekolah biasa-biasa saja Anisa anaknya baik, penurut dan ceria. Kami pun terus berdoa agar bisa berkumpul lagi bersama keluarganya," katanya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya