Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Di Tengah Wabah Virus Corona, KPK Pastikan Pemberantasan Korupsi Jalan Terus

Di Tengah Wabah Virus Corona, KPK Pastikan Pemberantasan Korupsi Jalan Terus Firli Bahuri. ©2019 Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan kegiatan pemberantasan korupsi tetap berjalan di tengah penyebaran virus Corona. Menurut Ketua KPK Firli Bahuri, KPK melakukan penyesuaian pengaturan kerja termasuk menerapkan kebijakan kerja dari rumah.

"Pelaksanaan tugas penegakan hukum, penyelidikan, penyidikan, penuntutan dan eksekusi perkara tetap dilakukan berdasarkan prioritas," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (17/3).

Pihaknya juga secara khusus menaruh perhatian pada penggunaan anggaran penanggulangan bencana wabah Covid-19. Pasalnya, pelaku korupsi tidak mengenal musim bencana meskipun ancaman pidana lebih berat.

"Pengawasan yang dilakukan oleh KPK bertujuan agar pemerintah pusat dan daerah dapat menggunakan anggaran secara efektif dan bebas dari penyelewengan. Jangan sampai anggaran bencana di korupsi oknum yang tidak punya empati," tegasnya.

Terkait dengan perkembangan situasi saat ini, Firli mengajak segenap anak bangsa memberikan perhatian lebih dalam mengatasi masalah penyebaran COVID-19. Ia juga memberikan apresiasi pada tenaga medis yang bekerja keras.

"Hormat saya untuk para dokter, perawat, tenaga medis dan setiap orang yang tengah berjibaku melawan corona virus," pungkas Firli.

Data Saat Ini

Jumlah pasien positif terjangkit virus corona di Indonesia bertambah menjadi 172 orang per Selasa (17/3). Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yuri mengatakan penambahan pasien terbanyak dari DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tenggah hingga Kepulauan Riau.

"Penambahan terbanyak dari DKI Jakarta, kemudian dari Jatim, kemudian dari jateng dan dari Kepri," kata Yuri di Kantor Bandan Nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta, Selasa (17/3).

Dia menjelaskan kondisi tersebut lantaran mobilitas penduduk sangat tinggi serta kemungkinan terjadinya kontak dari kasus positif cukup besar. Yuri juga menjelaskan beberapa penambahan pasien adalah hasil dari tracing yang dilakukan jajaran Dinas Kesehatan seta koordinasi dengan Polisi, dan Pemda.

"Kami bersyukur bahwa cukup banyak yang bisa didapatkan," kata Yuri.

Dia juga menjelaskan dari hasil data di DKI tidak semua dicurigai dirawat. Hanya 172 dirawat. Sedangkan sisanya masih dalam gejala ringan.

"Kami minta lakukan self isolated di rumah. Ketentuan tentang karantina rumah sudah kami sosialisasikan kepada masyarakat sehingga mereka tak perlu khawatir," ungkap Yuri.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP