Di Jateng, Sumbangan Dana Kampanye Prabowo Lebih Besar dari Jokowi

Jumat, 4 Januari 2019 17:57 Reporter : Danny Adriadhi Utama
Di Jateng, Sumbangan Dana Kampanye Prabowo Lebih Besar dari Jokowi Jokowi-Prabowo. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah (Jateng) menyebut, Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) peserta Pemilu tahun 2019 paling banyak dari pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto- Sandiaga Uno ketimbang Joko Widodo- Ma'ruf Amin.

"Penerimaan sumbangan dana kampanye untuk pasangan calon Presiden dan wakil Presiden nomor urut 01 sebesar Rp 50.000.000, dan nomor urut 02 sebesar RP 212.332.000," kata Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPUD Muslim Aisha di kantornya, Semarang, Jumat (4/1).

Dia menyebut seluruh partai politik menyerahkan LPSDK sesuai jadwal, beserta peserta Pemilu presiden dan wakil presiden melalui tim kampanye di Jawa Tengah. Hanya saja, dari 20 calon anggota DPD di Jawa Tengah, ada satu yang tidak menyerahkan yakni atas nama Naibul Umam.

"Sebenarnya melalui LO calon DPD ini datang ke KPU meski terlambat. Hanya saja, tidak membawa dokumen LPSDK untuk diserahkan," tuturnya.

LPSDK sendiri bagian laporan dana kampanye yang harus disampaikan oleh peserta Pemilu kepada KPU. Sebelumnya, peserta Pemilu menyampaikan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK), dan nanti juga harus menyampaikan LPPDK.

"Jika LADK adalah laporan tentang modal awal peserta Pemilu dalam melaksanakan kampanye, maka LPSDK adalah laporan yang berfokus pada penerimaan peserta Pemilu termasuk calon-calon yang diajukan partai politik. Sementara LPPDK adalah laporan akhir memuat seluruh pemasukan dan pengeluaran peserta pemilu selama pelaksanaan kampanye," ujarnya.

Adapun Laporan ini, nantinya akan diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP). KPU secara resmi telah mengumumkan hasil laporan ini sebagai bentuk transparansi proses dan hasil pelaksanaan tahapan Pemilu. Utamanya terkait dana kampanye.

Terkait LPSDK dari partai Perindo menerima total sumbangan Rp 1.819.615.201,00, disusul PKB sebesar Rp 1.735.246.500, dan Partai Demokrat sebesar Rp 1.202.440.588. Penerimaan terkecil adalah Partai Golkar dan PKPI yakni Rp 0. PKS sebesar Rp 1.149.944,196, Gerindra sebesar Rp 708.143,800, PDI P sebesar Rp 597.107,099, NasDem sebesar Rp 780.109,000, Partai Garuda sebesar Rp 3.500,029, partai Berkarya sebesar Rp 168.893,200, PPP sebesar Rp 11.601, PSI sebanyak Rp 58.369,700, PAN sebesar Rp 399.408,260, Hanura sebesar Rp 90.486,180, PBB sebesar Rp 1. 202.440,588. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini