Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama wakilnya, Rano Karno resmi memulai pembongkaran deretan tiang monorel yang mangkrak di Jalan Rasuna SAid, Jakarta Selatan, Rabu (14/1).
Pada kesempatan ini, dihadiri mantan Gubernur DKI Jakarta periode 1997-2002 dan periode 2002-2007 Sutiyoso atau akrab disapa Bang Yos.
Berdasarkan pantauan, pembongkaran dilakukan mulai dari tiang monorel yang berada di sekitar Stasiun LRT Setiabudi, Sisi Timur yang berada tak jauh dari gedung merah putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Pembongkaran proyek mangkrak hampir dua dekade itu ikut mengagas proyek monorel tersebut pada 2003 sebagai solusi kemacetan ibu kota.
Secara simbolis, nampak struktur kolom beton dengan pancang-pancang besi tulangan yang berdiri vertikal itu dipotong dengan mesin elektrik oleh petugas dari Suku Dinas Bina Marga DKI Jakarta.
Nantinya deretan tiang monorel bakal dibongkar pada malam hari mulai pukul 23.00-05.00 Wib guna mencegah kemacetan di Jalan HR Rasuna Said. Proses pembongkaran 109 tiang di Jalan HR Rasuna Said ditargetkan selesai pada September 2026.
Advertisement
Pembongkaran Dijaga Petugas Dishub DKI Jakarta
Terlihat di sekitar lokasi pembongkaran petugas Dishub DKI sudah berjaga dan mengatur lalu lintas.
Kemudian, juga terdapat satu mobil Dishub yang digunakan sebagai penunjuk jalan bagi kendaraan yang melintas.
Advertisement
Situasi Arus Lalu Lintas
Situasi lalu lintas di jalan Rasuna Said arah Gatot Subroto juga terpantau ramai lancar, meskipun salah satu jalur lambatnya ditutup sementara.
Usai rampung dibongkar, kawasan Jalan HR Rasuna Said akan ditata untuk meningkatkan keindahan kota, keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, mengurangi kemacetan, serta untuk meningkatkan aksesibilitas bagi pejalan kaki.