Di Bandung, Sandiaga pilih ajarkan ibu-ibu selfie ketimbang kampanye
Merdeka.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno mengajari teknik selfie kepada para ibu-ibu. Hal itu terjadi saat Sandiaga Uno silaturahmi kepada warga Muhammadiyah Jabar di Jalan Sancang, Kota Bandung, Selasa (16/10). Alasannya adalah tempat penyelenggaraan acara dilangsungkan di aula Mujahidin yang masih satu blok dengan masjid.
"Saya harus hati-hati. Meskipun (tempat acara) aula, tapi Ini wilayah masjid. Harus taat peraturan, takut disemprit. Kan enggak boleh kampanye di tempat ibadah, tempat pendidikan dan pemerintahan," ucapnya.
Dia mengaku tak ingin memaparkan visi misi. "Saya taat aturan, taat hukum. Kan hukum di negeri ini harus terus diperbaiki agar negara ini makmur," lanjutnya.
pasangan Prabowo Subianto di Pilpres 2019 itu memberikan tips berswafoto agar lebih efektif kepada ibu-ibu. Pertama, katanya, nonaktifkan timer dan pastikan kamera yang diaktifkan adalah kamera depan ponsel.
Kemudian, cara memegang ponsel menjepitnya dengan jari kelingking dan telunjuk, sementara jari tengah dan manis menyangga bagian belakang ponsel. Selain membuat pegangan stabil, hal itu memudahkan jempol leluasa menekan tombol foto.
"Kamera depan ponsel menghadap ibu-ibu. jangan kameranya ngadep ke sana (ke arah sebaliknya). Jangan pas nanti mau selfie, kameranya masih pakai kamera belakang," katanya.
Meski enggan kampanye, Sandiaga tidak memberikan sambutan. Secara singkat ia menjelaskan pentingnya ekonomi kerakyatan sebagai lokomotif kemajuan bangsa. Dengan ekonomi yang terjaga, maka keluhan terkait kebutuhan tidak akan ditemui lagi.
"Insya Allah kalau kuatkan ekonomi, banyak lapangan kerja. Wirausaha lokomotif ekonomi indonesia. Emak-emak galau. Harga naik? listrik naik? bensin naik? belanja mahal? Mahal?," Tanyanya kepada simpatisan.
Ia pun kembali menegaskan bahwa dia berkomitmen menjalani kampanye dengan tiga hal yang jadi landasan. Yakni kampanye harus mencerdaskan dan mencerahkan, tidak boleh memecah belah.
Lalu, pola kampanye yang digunakan adalah menggerakkan semua simpul masyarakat dengan gembira. "Jangan baperan. Bawa satu semangat, optimisme," pungkasnya.
Dalam acara tersebut, Sandiaga ditemani Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Saat tiba di lokasi, Sandiaga diserbu ibu-ibu.
Sambil berjalan, dia melayani permintaan ibu-ibu untuk berfoto. Di dalam ruangan pertemuan, suasana tambah histeris. Banyak perempuan yang histeris. Sandi menimpalinya dengan senyum sambil mengucap salam.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya