Densus 88 Dobrak Kontrakan Pengemudi Ojek Online di Jatiasih

Penangkapan di lokasi ini beberapa jam sebelum penangkapan teroris lain berinisial T yang tewas akibat meledakkan diri menggunakan bom di gang buntu Jalan H. Idris 2 RT 01 wilayah sama.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Densus 88 Dobrak Kontrakan Pengemudi Ojek Online di Jatiasih
Densus dobrak kontrakan. ©2019 Merdeka.com/Adi Nugroho

Anggota Densus 88 Antiteror mendobrak sebuah rumah kontrakan yang dihuni oleh To alias E di Gang Salon RT 03 RW 01, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, pada Minggu (5/4) pagi sekitar pukul 04.00 WIB.

Penangkapan di lokasi ini beberapa jam sebelum penangkapan teroris lain berinisial T yang tewas akibat meledakkan diri menggunakan bom di gang buntu Jalan H. Idris 2 RT 01 wilayah sama.

"Ada 40-an Densus pakai senjata lengkap, mengepung kawasan kontrakan," kata ketua RW 01, Sardi kepada wartawan di lokasi, Minggu (5/5) siang.

Di dalam kontrakan itu, kata dia, ada E bersama tamunya F. Tapi, tak lama kemudian F dilepaskan, hanya E yang dibawa sampai dengan siang ini.

Pintu kontrakan rusak. Terlihat jelas bekas sepatu dipakai menendang.

Sardi mengatakan, tak ada suara tembakan dalam penangkapan itu, hanya terdengar suara tendangan kaki ke pintu rumah kontrakan.

"Dia baru ngontrak sekitar empat bulan, kalau sosoknya dia kurang bersosialisasi. Setiap hari pakai masker," ujar Sardi.

Dilepas Densus 88

Siang ini T sudah dilepas. Dia tak terbukti terlibat jaringan terorisme.

"Kaget saya mas, orang lagi tidur didobrak," kata T ditemui wartawan di rumah kontrakannya Gang Salon RT 03 RW 01, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Minggu (5/5).

Tim Densus 88 bukan tanpa alasan menggerebek rumah kontrakan T. Sebab, temannya I yang dikabarkan telah ditangkap Densus 88 sempat meminta bantuan untuk menampung orang.

"Gua mau nitip temen semalam aja, numpang tidur," ujarnya menirukan ucapan I melalui sambungan telepon sehari sebelumnya. I merupakan kawan lamanya di sebuah pabrik sebelum bergabung dengan ojek online.

Rupanya, orang yang hendak dititipkan Iqbal adalah terduga teroris yang kabur ketika ditangkap di wilayah Babelan, Kabupaten Bekasi kemarin dini hari. T mengaku tidak kenal dengan orang yang hendak dititipkannya itu. T sempat dibawa Densus untuk menunjukkan kediaman Iqbal di wilayah Bantargebang.

T mengaku ketika rumah kontrakannya didobrak pukul 03.00 sedang tidur bersama dengan kawannya F usai menonton pertandingan sepak bola di televisi. F menumpang karena di rumah kontrakannya tak ada televisi.

Sebelumnya, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto menyebut satu orang terduga teroris meledakkan diri ketika hendak ditangkap di gang buntu Jalan H. Idris RT 01 RW 03, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.

Rekomendasi