Dengar Kesaksian Saudara Sepupu, Rommy Gebrak Meja di Ruang Sidang Tipikor

Rabu, 27 November 2019 18:42 Reporter : Wisnoe Moerti
Dengar Kesaksian Saudara Sepupu, Rommy Gebrak Meja di Ruang Sidang Tipikor Sidang Lanjutan Romahurmuziy. ©2019 Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Rommy mengamuk di ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (27/11). Dia meluapkan kemarahan kepada saksi, Abdul Wahab yang tak lain saudara sepupu Rommy.

Dilansir Antara, Abdul Wahab bersaksi dalam sidang Rommy yang didakwa menerima suap bersama-sama dengan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin sebesar Rp325 juta dari Kepala Kantor Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin dan Rp91,4 juta dari Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi terkait dengan pengangkatan keduanya dalam jabatan masing-masing.

Rommy tak bisa menahan emosinya lantaran Abdul Wahab mengaku mengarang cerita mengenai Rommy kepada Muafaq Wirahadi. Muafaq merupakan mantan pejabat Kementerian Agama (Kemenag) di Gresik yang menyuap Rommy demi mendapatkan jabatan.

Wahab mengarang cerita kepada Muafaq yang seolah-olah Rommy setuju untuk bertemu di Jakarta. Mendengar itu, Rommy murka dan langsung menggebrak meja.

"Kenapa kamu mengatakan kepada Muafaq memantapkan kepada saya? Apakah ada ucapan lebih, cara kamu memantapkan kepada saya, kecuali kamu mengatakan bahwa ada salam dari Aim tentang Muafaq, dan saya jawab 'Muafaq yang mana?' Kenapa kamu menyampaikan itu? Minggu lalu Aim, sekarang kamu," kata Rommy sambil menggebrak meja.

"Tidak ada, itu memang karangan saya dan biar keliatan berjasa, dan juga di kesempatan ini saya mohon maaf Mas," kata Abdul Wahab.

Rommy kesal dengan pengakuan dan kesaksian Abdul Wahab. Apalagi Rommy mengaku telah membantu kerabatnya itu dalam pencalonan anggota legislatif.

"Pada tanggal 15 Februari 2019 apakah ada kirim WhatsApp kepada Hasan setelah sejumlah bantuan yang diberikan dan saya tidak tahu sama sekali, tapi Anda mengatakan 'ini update terakhir dari Mas Rommy', apakah pernah saudara update kepada saya?" tanya Rommy.

"Tidak pernah," jawab Wahab.

"Saya sudah membantu kamu, kenapa kamu malah begitu?" tanya Rommy.

"Maaf Mas," jawab Wahab.

Rommy mengaku sudah membantu Wahab mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kabupaten Gresik.

"Pada tanggal 18 Juli 2018, Anda kirim WhatsApp' kepada saya akan menjadi caleg PPP dan mohon doa restu, saya menyampaikan pada saatnya saya bantu, betul?" tanya Rommy.

"Ya, betul," jawab Wahab.

"Pada tanggal 13 Desember 2018, kamu datang ke rumah apa tujuannya?" tanya Rommy.

"Untuk minta petunjuk pencalegan dan minta bantuan," jawab Wahab.

"Apa saya membantu? Apa bantuannya?" tanya Rommy.

"Iya, pada saat itu dikasih uang Rp30 juta," jawab Wahab.

Rommy kembali meluapkan emosinya lantaran harus mendekam di balik jeruji besi karena kelakuan saudaranya.

"Kamu tahu, saya di sini, duduk di sini karena saya menolong kamu itu? Menolong membantu Rp30 juta. Saya malah duduk di sini karena kamu ngaku-ngaku itu, tahu?" kata Rommy dengan suara tinggi.

"Maaf Mas," jawab Wahab.

"Pernah berpikir sebelum itu?" tanya Rommy.

"Tidak kepikir Mas," jawab Wahab.

1 dari 1 halaman

Pemberian Suap 16 Kali

Muafaq Wirahadi adalah Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik yang sudah divonis 1,5 tahun penjara. Muafaq mendekati Abdul Wahab dan memberikan bantuan sebesar Rp41,4 juta.

Pemberian itu diberikan secara bertahap sebanyak 16 kali dalam bentuk dana pertemuan (sosialisasi), pembuatan kaus, dan bantuan untuk posko kemenangan. Muafaq juga memberikan Rp50 juta kepada Rommy yang disebut sebagai kompensasi atas bantuan Rommy. [noe]

Baca juga:
Ekspresi Romahurmuziy Saat Jalani Sidang Lanjutan
Ekspresi Mantan Menag Lukman Hakim Seusai 7 Jam Diperiksa KPK
Eks Menag Lukman Hakim Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan KPK
KPK Periksa Eks Menag Lukman Hakim Terkait Dana Haji dan Gratifikasi
Mantan Menag Lukman Hakim Diperiksa KPK Terkait Kasus Jual Beli Jabatan
Romahurmuziy Jalani Sidang Lanjutan Jual Beli Jabatan di Kemenag

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini