Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dekat Istana Bogor ada SD ambruk, kerugian ratusan juta rupiah

Dekat Istana Bogor ada SD ambruk, kerugian ratusan juta rupiah Sekolah ambruk di Bogor. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Dua unit ruang kelas perpustakaan dan praktikum komputer SDN Pakuan, Kompleks Pakuan 2, Kelurahan Pakuan, Bogor Selatan, Kota Bogor, ambruk pada pukul 09.00 WIB, Minggu (12/02). Tak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Ketua Komisi D DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil yang mengetahui kejadian itu, menyayangkan adanya kejadian ruangan sekolah yang ambruk dan letaknya di perkotaan. Karena dari keterangan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor masih ada bangunan sekolah dari zaman impres dahulu, jadi bangunan usianya sudah lumayan lama.

"Kalau informasi yang didapat Disdik Kota Bogor ada 20 persen bangunan sekolah yang sudah usianya tua. SD Pakuan merupakan salah satunya bangunan yang sudah lama, tapi pada tahun 2017 tidak ada pembangunan baru dan hanya revitalisasi saja," ujar Adityawarman di Bogor.

sekolah ambruk di bogor

Sekolah ambruk di Bogor ©2017 Merdeka.com

Menurut Adityawarman, untuk revitalisasi bisa dilakukan melalui Corporate Social Responsibility (CSR) dari berbagai perusahaan yang ada di Kota Bogor atau sekitar sekolah. Itu dilakukan kalau dalam APBD 2017 tidak bisa dianggarkan, untuk SD Pakuan ini, pihaknya akan memeriksa terlebih dahulu kondisi kerusakannya.

"Pendidikan dan kesehatan hal yang penting, tapi kenapa Pemkot Bogor tidak mengutamakan sarana dan prasarana pendidikan. Kalau sarana dan prasarananya tidak mendukung bagaimana pendidikan bisa maju, harus jadi prioritas pembangunan dibanding pedestrian dan taman. Jangan dilupakan SD di pinggiran juga yang lebih utama, besok saya akan cek SD Pakuan," tegasnya.

Adityawarman menambahkan pihak Dinas Pendidikan Kota Bogor wajib bertanggungjawab penuh atas ambruknya dua ruang SDN yang memang bangunannya sudah tua dan rawan ambruk itu.

Informasi diperoleh menyebutkan, robohnya bangunan sekolah yang letaknya hanya 3 kilometer dari Istana Kepresidenan dan Balai Kota Bogor itu diduga karena kayu atap bangunan sudah rapuh dimakan rayap dan usia.

"Memang benar ada sekolah ambruk. Tapi sebaiknya untuk lebih lengkap silakan hubungi Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ganjar Gunawan saat dihubungi, Minggu (12/02).

Sementara itu, Camat Bogor Selatan, Sujatmiko Baliarto membenarkan ambruknya dua ruang SDN Pakuan Kota Bogor itu kondisinya memang sudah rusak, selain karena faktor usia bangunan juga karena hampir seluruh kayu yang dijadikan atap lapuk dimakan rayap.

"Akibat kejadian buku-buku, perlengkapan juga peralatan yang ada di ruang perpustakaan rusak tertimpa material bangunan. Saat ini sedang dilakukan penanganan pembersihan material dan pemindahan buku-buku dan peralatan ke lokasi aman. Serta dilakukan juga pemasangan terpal di atap ruangan yg ambruk," ungkap Sujatmiko, Minggu (12/02). (mdk/ded)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP