Data KPU: Jumlah KPPS Meninggal 230 Orang, Sakit Sebanyak 1.901 Orang

Jumat, 26 April 2019 20:25 Reporter : Merdeka
Data KPU: Jumlah KPPS Meninggal 230 Orang, Sakit Sebanyak 1.901 Orang Pemakaman petugas KPPS di Surabaya. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia bertambah. Berdasarkan data terbaru Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada Jumat (26/4) siang, tercatat sebanyak 230 orang petugas KPPS meninggal dunia.

"Jumlah anggota wafat sebanyak 230 dan sakit 1.671," ujar komisioner KPU Viryan Aziz kepada wartawan, Jumat (26/4).

Berdasar data yang diterima hingga hari ini, total petugas KPPS yang sakit berjumlah 1.901 orang. "Total tertimpa musibah sebanyak 1.901 orang. Ini data per pukul 12.00 WIB," ucapnya

Saat ini, KPU telah memberikan santunan dari pribadi anggota KPU atau uang bela sungkawa. Sementara santunan resmi dari pemerintah sudah disetujui oleh Kemenkeu dan akan segera dicairkan.

"Kita mendoakan yang terbaik untuk sahabat-sahabat kita,"

Sebelumnya, anggota Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan Aziz mengaku telah melakukan pembahasan lebih lanjut dengan Kementerian Keuangan perihal santunan kepada panitia pemilu 2019 yang meninggal saat bertugas. Usulan anggaran per orang, berkisar Rp 30 - 36 juta. Dia menambahkan usulan KPU itu disambut baik Kementerian Keuangan.

Viryan mengatakan, Kementerian Keuangan sebagai bendahara negara mendukung tanggung jawab KPU sebagai penyelenggara Pemilu.

"Ya sudah dan Kemenkeu memberikan dukungan sedang mengupayakan santunan kepada jajaran kami yang meninggal dunia," ujar Viryan, Kamis (25/4).

Selain itu, Viryan mengaku bersyukur karena pemerintah daerah ikut membuat kebijakan memberikan santunan bagi para pahlawan demokrasi yang gugur.

"Kita juga bersyukur beberapa Pemda juga sudah mengambil kebijakan untuk memberikan santunan kepada jajaran kami di provinsi tersebut seperti Jabar misalnya," ucapnya.

Reporter: Delvira Hutabarat [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini