Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Data Kemenkes: Per Oktober 2021, Kasus DBD Jauh di Bawah Tahun 2020

Data Kemenkes: Per Oktober 2021, Kasus DBD Jauh di Bawah Tahun 2020 Ilustrasi nyamuk. ©2012 Shutterstock/mrfiza

Merdeka.com - Data Kementerian Kesehatan menunjukkan, kasus demam berdarah dengue (BDB) hingga Oktober atau pekan ke-43 tahun 2021 menunjukkan menurun jika dibandingkan pada tahun 2020. Pada 2020, total kasus mencapai 108.303, sementara sampai Oktober 2021, tercatat 37.646 kasus.

Dilansir dari Antara, Jumat (5/11), mengutip data Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes, angka kematian akibat demam berdarah pada 2021 juga turun dibandingkan tahun sebelumnya. Yaitu 361 kematian hingga pekan ke-43 tahun 2021, sedangkan tahun 2020 mencapai 747 kasus kematian.

Tetapi jika melihat sebarannya, kasus DBD pada tahun 2020 hanya di Pulau Jawa, Sumatera, dan kepulauan Nusa Tenggara. Sedangkan pada tahun ini, DBD juga terdeteksi di Kalimantan dan Sulawesi.

Rata-rata usia yang paling banyak terinfeksi pada rentang 15 hingga 44 tahun sebanyak 31,54 persen, 5 sampai 14 tahun 30,46 persen, di atas 44 tahun 24,73 persen, usia 1 sampai 4 tahun 10,68 persen, dan bayi di bawah satu tahun 2,60 persen.

Sementara lima kabupaten/kota yang paling banyak kasus DBD di Indonesia, yaitu Kota Depok dengan 2.235 kasus, Kota Bandung 1.895 kasus, Kota Bekasi 1.791 kasus, Kabupaten Bandung 947 kasus, dan Kabupaten Bogor 797 kasus.

Kementerian Kesehatan memastikan terus melakukan pencegahan dan pengendalian dengue dengan melaksanakan Gerakan 1 rumah 1 Jumantik (juru pemantau jentik) di 154 kabupaten-kota, 6.122 koordinator Jumantik, 4.498 supervisor Jumantik, dan 1.047 Kader Jumantik Pelabuhan.

Pencegahan penyakit demam berdarah yang bisa dilakukan masyarakat dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), seperti membersihkan lingkungan sekitar rumah, menguras air yang menggenang, membuang barang tak terpakai yang menumpuk.

Selain itu, pencegahan juga bisa dilakukan dengan menanam tanaman pengusir nyamuk dan menggunakan lotion antinyamuk.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP