Pemerintah Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, baru-baru ini menginstruksikan seluruh pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk lebih proaktif dalam memahami karakteristik program pemerintah pusat. Langkah ini diambil guna memastikan setiap proposal pembangunan daerah dapat selaras dengan kebijakan nasional. Wali Kota Riyanda Putra menekankan pentingnya adaptasi terhadap dinamika kebijakan pusat.
Instruksi tersebut bertujuan agar proposal pembangunan yang diajukan oleh Sawahlunto memiliki peluang besar untuk mendapatkan pendanaan dari kementerian terkait. Hal ini menjadi strategi vital di tengah tantangan fiskal akibat efisiensi anggaran dan penyesuaian dana transfer pusat. Peningkatan kapasitas ASN diyakini menjadi kunci utama keberhasilan.
Wali Kota Riyanda Putra menyampaikan arahan ini di Sawahlunto pada Sabtu (26/10), menegaskan bahwa keluhan bukanlah solusi. Sebaliknya, peningkatan pemahaman terhadap pola kerja pemerintah pusat akan memperluas peluang dukungan program. Ini adalah upaya konkret untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan di kota tersebut.
Advertisement
Advertisement
Strategi Jitu Menggaet Dana Pusat untuk Pembangunan Sawahlunto
Wali Kota Riyanda Putra menjelaskan bahwa tantangan fiskal tidak boleh disikapi dengan keluhan, melainkan dengan peningkatan kapasitas ASN. “Pejabat harus memahami arah kebijakan dan karakter program pemerintah pusat secara menyeluruh. Semakin relevan proposal yang diajukan dengan fokus nasional, maka potensi dukungan dan realisasi dananya juga akan semakin besar,” kata Wali Kota Riyanda Putra.
Pemahaman terhadap pola kerja pemerintah pusat diyakini menjadi kunci utama untuk memperluas peluang dukungan program di daerah. Pejabat perlu memahami dokumen strategis seperti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, Rencana Kerja Pemerintah (RKP), serta mekanisme KRISNA. KRISNA adalah kanal resmi penyusunan dan pengajuan usulan daerah.
Dengan memahami sistem dan prioritas nasional tersebut, Sawahlunto dapat menyesuaikan rencana pembangunannya secara lebih efektif. “ASN harus mampu membaca arah prioritas dan dinamika kebijakan nasional agar proposal daerah tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga menjawab kebutuhan dan strategi nasional yang sedang didorong pemerintah,” tambahnya. Ini penting untuk memastikan proposal pembangunan nasional Sawahlunto mendapatkan perhatian.
Advertisement
Advertisement
Potensi Unggulan Sawahlunto dan Dukungan Legislatif
Sawahlunto memiliki sejumlah potensi unggulan yang bisa menjadi nilai strategis dalam diplomasi pembangunan daerah. Potensi tersebut meliputi kawasan wisata heritage berstatus Warisan Dunia UNESCO, pusat edukasi dan praktik pertambangan batu bara sejak masa kolonial, serta karakter sosial budaya sebagai kota multikultural. Modal besar ini dapat mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif nasional.
Untuk memastikan efektivitas pelaksanaan, Wali Kota meminta Sekretaris Daerah agar menerjemahkan arahan tersebut ke dalam langkah teknis lintas perangkat daerah. Prinsip kerja Sawahlunto Maju yang menekankan kinerja responsif, adaptif, dan berdampak nyata dalam menjawab kebutuhan masyarakat diharapkan terimplementasi dengan baik dan benar.
Anggota DPRD Kota Sawahlunto, Benny Ricardo Rizal, mengapresiasi dorongan tersebut. Ia menilai, di masa keterbatasan fiskal, koordinasi dan sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi hal penting. “Kami mendukung penuh inisiatif ini. Kesadaran bersama untuk memahami arah kebijakan pusat akan membantu daerah lebih produktif menjalin kolaborasi dan memancing tambahan anggaran melalui pendekatan yang rasional dan strategis,” ujar Benny.
Advertisement
Advertisement
Selaras dengan Visi Nasional dan Asta Cita
Langkah pembelajaran dan penyesuaian kebijakan daerah dengan program nasional ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita. Visi tersebut menekankan pentingnya birokrasi yang produktif, efisien, dan berorientasi hasil. Wali Kota Riyanda menilai ASN yang peka terhadap arah kebijakan pusat akan lebih siap menghadirkan solusi dan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kita bergerak sejalan dengan semangat Asta Cita, membangun birokrasi yang adaptif, terukur, dan mampu menghadirkan hasil konkret,” kata Wali Kota. Ini menunjukkan komitmen Pemkot Sawahlunto untuk tidak hanya mengajukan proposal pembangunan nasional Sawahlunto tetapi juga menyelaraskannya dengan agenda besar negara.
Sumber: AntaraNews
Advertisement