Dari 648 Napi Baru 110 yang Diamankan Pasca Kerusuhan dan Pembakaran Rutan Siak

Sabtu, 11 Mei 2019 09:32 Reporter : Abdullah Sani
Dari 648 Napi Baru 110 yang Diamankan Pasca Kerusuhan dan Pembakaran Rutan Siak Napi Lapas Siak dievakuasi pasca kerusuhan dan pembakaran. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Dari 648 narapidana dan tahanan yang menghuni Rumah Tahanan Sialang Bungkuk, baru sekitar 110 napi yang berada dalam pengawasan ke polisian. Sisanya belum diketahui keberadaannya pasca kerusuhan yang berujung terbakarnya rutan.

"110 napi dan tahanan sudah dalam pengawasan kita. Masih ada yang tersisa di dalam Rutan. Nanti kita cek dan hitung jumlah yang ada," ujar kapolda Riau Irjen Widodo Eko Prihastopo, Sabtu (11/5).

Para napi yang berada dalam pengawasan polisi dievakuasi ke gedung Tengku Maharatu di depan Istana Siak. Mereka didudukkan dan diawasi ketat aparat kepolisian.

Beredar kabar kasat Narkoba Polres Siak AKP Jailani ditembak salah seorang napi, namun kabar itu dibantah Widodo. Dia menyebutkan, di dalam rutan tidak diperkenankan adanya senjata api peluru tajam.

"Tidak ada polisi yang kena tembakan. Di dalam rutan tidak boleh ada senjata. Senjata di rutan hanya peluru karet," kata Widodo.

Diberitakan sebelumnya, ratusan narapidana membakar rumah tahanan (Rutan) Kabupaten Siak Riau Rabu (11/5) sekitar pukul 01.00 Wib. Rutan yang dihuni sekitar 648 orang narapidana itu ludes dilahap si jago merah.

Napi diduga mengamuk dan menyerang para sipir yang berjaga. Usai kejadian, tim personel Polres Siak dibantu anggota Kodim 0303 Bengkalis melakukan penjagaan ketat di lokasi kejadian.

Sejumlah warga mendengar letusan dari dalam lapas yang dihuni sekitar 648 orang tahanan dan narapidana. Warga sekitar yang mendengar ada kegaduhan di dalam lapas langsung menjauh. Mobil polisi berdatangan melakukan pengamanan di sekitar rutan.

Petugas masih melakukan upaya pengamanan ketat dan penyisiran lokasi sekitar rutan. Rutan Kelas II B Siak terletak di Kota Siak ini memiliki kapasitas 128 orang, namun dihuni 648 orang. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini