Dandim Banjar Apresiasi Pengamanan dan Interaksi Kondusif Kunjungan Wapres Gibran di Kalsel

Komandan Kodim 1006/Banjar mengapresiasi semua pihak yang menjaga keamanan kunjungan Wapres Gibran Rakabuming Raka ke lokasi banjir Kalsel, memastikan interaksi berjalan kondusif dan aspirasi tersampaikan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Dandim Banjar Apresiasi Pengamanan dan Interaksi Kondusif Kunjungan Wapres Gibran di Kalsel
Komandan Kodim 1006/Banjar mengapresiasi semua pihak yang menjaga Keamanan Kunjungan Wapres Gibran Rakabuming Raka ke lokasi banjir di Kalsel, memastikan interaksi berjalan kondusif. (AntaraNews)

Komandan Kodim 1006/Banjar, Letkol Inf Bambang Prasetyo Prabujaya, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak. Apresiasi ini diberikan atas upaya mereka dalam menjaga keamanan kunjungan kerja Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka. Kunjungan tersebut dilakukan ke lokasi banjir di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Prabujaya menyoroti interaksi positif antara Wapres Gibran dengan mahasiswa dan pemerhati lingkungan. Interaksi ini terjadi saat kunjungan di Sungai Tabuk, Banjar, Kamis. Ia menilai hal ini menunjukkan keterbukaan pemerintah terhadap aspirasi masyarakat.

Meskipun dengan pengawalan ketat, suasana kunjungan tetap kondusif. Dandim Banjar menegaskan bahwa tidak ada niat untuk melarang warga berinteraksi. Semua aspirasi telah diterima dan dikoordinasikan dengan baik.

Letkol Inf Bambang Prasetyo Prabujaya mengapresiasi kelancaran interaksi Wapres Gibran Rakabuming Raka dengan berbagai elemen masyarakat. Interaksi ini termasuk dengan mahasiswa dari aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalsel. Ia juga menyebutkan dialog dengan pemerhati lingkungan yang berlangsung baik.

Menurut Prabujaya, momen tersebut menjadi masukan berharga bagi kemajuan wilayah. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah selalu terbuka untuk mendengarkan aspirasi rakyat. Meskipun ada pengawalan ketat, ruang untuk berdialog tetap tersedia.

Dandim Banjar menjelaskan bahwa pihaknya tidak pernah membatasi penyampaian aspirasi. Namun, prosedur pengamanan standar harus tetap diterapkan. Hal ini penting untuk menjamin keselamatan Wakil Presiden selama kunjungan kerja.

Prabujaya menegaskan bahwa aparat tidak berniat melarang mahasiswa atau warga berinteraksi dengan Wapres. Semua aspirasi masyarakat telah diakomodasi dengan baik. Koordinasi yang solid memastikan tidak ada insiden yang mengganggu keamanan kunjungan.

Ia menjelaskan bahwa ada prosedur pengamanan yang harus diikuti. Jika seseorang tidak terdaftar sebelumnya, mereka tidak bisa langsung dibawa bertemu Wapres. Prosedur ini semata-mata demi keamanan dan kelancaran kegiatan.

Secara keseluruhan, kunjungan kerja Wapres Gibran berjalan kondusif. Wapres menyambut baik dan berkomunikasi dengan para mahasiswa terkait isu banjir. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menanggapi permasalahan rakyat.

Sebelum tiba di Kabupaten Banjar, Wapres Gibran Rakabuming Raka telah meninjau warga terdampak banjir di Kabupaten Balangan. Kunjungan di Kabupaten Banjar sendiri dimulai sekitar pukul 14.30 Wita. Fokus utama kunjungan adalah melihat langsung kondisi masyarakat yang terdampak bencana.

Tujuan kunjungan ini adalah untuk memastikan penanganan banjir berjalan efektif. Selain itu, kunjungan juga untuk mendapatkan masukan langsung dari masyarakat. Kehadiran Wapres diharapkan dapat memberikan semangat dan solusi bagi korban banjir.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan aman. Hal ini berkat kerja sama dan koordinasi yang baik antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kondusivitas ini penting untuk mendukung agenda nasional.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi