Dampingi Pakde Karwo, Gus Ipul miliki peluang menang lebih besar

Minggu, 15 April 2018 14:06 Reporter : Arif Ardlyanto
Dampingi Pakde Karwo, Gus Ipul miliki peluang menang lebih besar Pengamat Politik, Dr. Sri Juni Woro A, M.Com. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Kekuatan pasangan calon (Paslon) Gubernur Jawa Timur mulai terlihat. Paslon Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno memiliki peluang yang sangat besar untuk menang dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim.

"Pengamatan saya Gus Ipul (Saifullah Yusuf) memiliki peluang yang lebih besar," kata Pengamat Politik Universitas Wijaya Putra (UWP) Surabaya, Dr. Sri Juni Woro A, M.Com kepada Merdeka.com, Minggu (15/4).

Juni mengatakan, hasil analisa yang dikeluarkan bukan tanpa alasan, selama ini Gus Ipul memiliki kesempatan memperkenalkan diri lebih awal. Karena Wakil Gubernur tersebut telah mendampingi Gubernur Soekarwo atau Pakde Karwo selama dua periode. Faktor inilah yang membuat Gus Ipul memiliki keuntungan tersendiri dibandingkan kompetitor-nya, Khofifah Indar Parawansa.

Meski demikian, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ini tidak memandang sebelah mata peluang Khofifah. Menurut dia, Khofifah juga memiliki peluang karena posisinya sebelum mencalonkan sebagai Menteri Sosial RI. Artinya, masyarakat juga mengetahui kalau kedua pasangan ini juga berasal dari birokrasi.

"Bu Khofifah juga memiliki peluang, tetapi Gus Ipul lebih banyak karena mendampingi Pakde Karwo," ujarnya.

Juni mengakui, persaingan kedua pasangan calon ini bakal berjalan ketat. Gus Ipul yang masih menjabat Wakil Gubernur sudah memiliki basis massa yang jelas, begitu juga dengan Khofifah Indar Parawansa yang mengandalkan basis massa Muslimat dan Fatayat seluruh Jawa Timur.

Gus Ipul, ungkap dia, sudah banyak di kenal mulai kalangan santri, dan sekarang berkembang hingga seluruh lapisan masyarakat. Sementara Khofifah juga terus melakukan penguatan massa di kalangan Muslimatnya dengan tujuan suara yang akan memilihnya nanti tidak bisa digoyang. "Massa kedua calon ini sudah bisa dikerucutkan, tetapi Gus Ipul memiliki peluang lebih besar, karena wilayah-wilayah pinggiran sudah mengetahui sosok Gus Ipul," terang Juni.

Untuk bisa mengetahui hasil akhirnya, Juni menegaskan semua tergantung bagaimana kinerja tim pemenangan masing-masing pasangan calon. Jika tim pemenangan bekerja asal-asalan, maka pasangan calon yang dijagokan tidak akan lolos. Namun, jika tim pemenangan bekerja secara serius untuk mensosialisasikan calon gubernurnya, maka hasilnya akan lebih positif.

Saat ini, Juni mengaku masih belum bisa mendeteksi siapa dari kedua pasangan calon ini yang unggul. Sebab di lapangan, kekuatan kedua pasangan calon ini terus kejar-kejaran untuk mendapatkan simpati masyarakat. Calon yang paling kreatif akan unggul dan bisa mendapatkan simpati masyarakat. "Kita lihat saja nanti. Persaingan Gubernur di Jatim ini berbeda dengan daerah lain, persaingan di sini sangat ketat," ucap dia. [hhw]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini