Dalam Waktu Empat Bulan, Jumlah PKL di CFD Bertambah 400 Pedagang
Merdeka.com - Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi DKI Jakarta Adi Ariantara mengaku masih melakukan kajian terhadap penguraian pedagang kaki lima (PKL) saat hari bebas kendaraan yang dilaksanakan setiap hari Minggu. Kajian dilakukan lantaran jumlah PKL di CFD semakin membeludak dalam rentang 23 Juni hingga 17 November 2019.
Berdasarkan catatan Dinas Koperasi dan UMKM Jakarta, peningkatan jumlah PKL selama 4 bulan mencapai 416 pedagang. Dia memaklumi peningkatan jumlah tersebut. Sebab PKL mengikuti hukum alam, selalu ada di tiap keramaian.
"Memang ada penambahan antara 300-400 apakah ada pembatasan? Pembatasan bisa berpengaruh hukum alam, HBKB (Hari bebas kendaraan bermotor) tempat berinteraksi. Tempat berjualan itu karena perilaku kita, habis olahraga maunya jajan," kata Adi, Jakarta, Kamis (21/11).
Menurutnya, penertiban PKL saat CFD dirasa cukup efektif. Caranya dengan memberikan zonasi. Namun Adi mengharapkan titik-titik keramaian terus diperluas. Jika titik keramaian diperluas, bukan tidak mungkin keberadaan PKL bisa dipecah ke beberapa wilayah.
"Pertimbangannya bagaimana menguraikan konsentrasi PKL ke seluruh wilayah. Hasrat teman-teman untuk berdagang pun tersalur," ucapnya.
Kembalikan Marwah CFD
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPenertiban PKL saat CFD sudah disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dia menjelaskan, penertiban dilakukan demi mengembalikan tujuan utama hari bebas kendaraan.
"Jadi yang kita lakukan sekarang ini bukan penertiban. Sesungguhnya yang dilakukan adalah penataan seperti tujuan utamanya diadakan Car Free Day," kata Anies Baswedan di area CFD, Jakarta, Minggu (3/11).
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya