Dahnil Sebut Perusakan Bendera Demokrat Cederai Nilai Demokrasi
Merdeka.com - Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak menyesalkan tindakan perusakan bendera dan spanduk Partai Demokrat yang dipasang di sejumlah ruas jalan Kota Pekanbaru, Riau.
Menurut Dahnil, tindakan tersebut adalah upaya melecehkan nilai demokrasi damai dan sejuk, yang merupakan komitmen semua partai politik dalam melaksanakan pemilihan umum 2019.
"Ini adalah cara-cara pihak yang tak bertanggung jawab untuk merusak keindahan tatanan demokrasi yang sedang dibangun," ujar Dahnil dalam keterangannya, Sabtu (15/12).
Dia menjelaskan, kejadian tersebut tak hanya menyakiti Partai Demokrat. Namun juga menyasar ke seluruh Parpol peserta Pemilu 2019 yang telah mendeklarasikan kampanye sejuk.
"Tidak hanya bagi Partai Demokrat. Kejadian ini juga sudah merusak komitmen seluruh parpol peserta Pemilu," terangnya.
Dahnil enggan berspekulasi dari mana asal kelompok orang yang merusak alat peraga kampanye itu. Dia ingin polisi segera mengusut perkara itu sampai tuntas supaya demokrasi di Indonesia berlangsung sesuai dengan harapan.
"Keberhasilan demokrasi dapat berjalan baik jika hal-hal semacam ini dapat dihindari," jelas Dahnil.
"Kita tentu tidak bisa menduga-duga motif apa yang dilakukan orang-orang tersebut. Biarkan Kepolisian yang menuntaskan perkara ini dengan profesional, agar terungkap dengan jelas maksud pelanggaran hukum ini," pungkasnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya