Daftar Obat Covid-19 Diizinkan BPOM, Tak Ada Ivermectin

Rabu, 7 Juli 2021 11:03 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Daftar Obat Covid-19 Diizinkan BPOM, Tak Ada Ivermectin Ilustrasi obat. shutterstock

Merdeka.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan Emergency Use Authorization (EUA) atau penggunaan darurat obat-obatan untuk pasien Covid-19 di Indonesia. Ada dua jenis zak aktif atau bentuk persediaan obat yang mendapatkan izin edar dari BPOM yaitu Remdesivir dan Favipiravir.

"Ini adalah obat obat yang telah mendapatkan persetujuan penggunaan dalam kondisi dari EUA sebaga obat Covid ada dua Remdesivir dan Favipiravir, tapi tentu saja berbagai obat yang digunakan sebagai protap yaang sudah disetujui dari organisasi profesi ini juga kami dampingi untuk percepatan apabila membutuhkan data pemasukan untuk distribusinya," katanya kepala BPOM Penny Lukito dalam tayangan raker dengan Komisi IX DPR dilihat Rabu (7/6).

Penny melanjutkan, saat ini Badan POM sudah mengeluarkan informatorium untuk obat Covid Indonesia yang disusun bersama dengan lima organisasi profesi dan tenaga ahli.

"Saya kira di dalamnya juga sudah ada indikasi indikasi untuk pengobatan pasien Covid-19 anak-anak," jelasnya.

Berikut informatorium obat Covid-19 yang telah diizinkan BPOM :

- Kategori zat aktif atau bentuk persediaan Remdesivir serbuk Injeksi:

1. Remidia
2. Cipremi
3. Desrem
4. Jubi-R
5. Covifor
6. Remdac

Indikasi Remdesivir serbuk Injeksi ialah pengobatan bagi pasien dewasa dan anak anak yang dirawat di rumah sakit yang telah terkonfirmasi Covid-19 dengan derajat keparahan berat

- Kategori zat aktif atau bentuk persediaan Remdesivir larutan konsentrat untuk infus:

1. Remeva

Indikasi Remeva ialah pengobatan bagi pasien dewasa dan anak anak yang dirawat di rumah sakit yang telah terkonfirmasi Covid-19 dengan derajat keparahan berat

- Kategori zat aktif atau bentuk persediaan Favipiravir tablet salut selaput:

1. Avigan
2. Favipiravir
3. Favikal
4. Avifavir
5. Covigon

Indikasi Favipiravir tablet salut selaput ialah tatalaksana untuk pasien Covid-19 dengan derajat keparahan sampai sedang, dikombinasi dengan standar. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini