Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Curi ponsel petugas bandara, penumpang pesawat dibekuk

Curi ponsel petugas bandara, penumpang pesawat dibekuk Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. ©2016 Merdeka.com/Mappesona

Merdeka.com - Markus Renjaan, (18), mahasiswa asal Kabupaten Fakfak, Papua Barat berhasil diringkus petugas Aviation Security (Avsec) bandara internasional Sultan Hasanuddin, Sabtu, (21/1) pukul 01.00 wita saat berusaha kabur setelah menyadari dirinya diburu petugas. Satu jam sebelumnya, penumpang transit Lion Air dari Surabaya tujuan Ambon itu ketahuan mencuri ponsel milik Hendra Kasuma Yahya, (28), karyawan Lion Air yang bertugas di area Lost and Found (Kehilangan dan Penemuan) barang-barang Lion Air. Saat ini pelaku telah diserahkan ke Polsek Kawasan Bandara.

Turah Aji Ari, Humas Angkasa Pura I bandara internasional Sultan Hasanuddin yang dikonfirmasi, Minggu, (22/1) mengatakan, awal terungkapnya kasus pencurian yang dilakukan Markus Renjaan ini berawal ketika dia mendatangi area Lost and Found Lion Air, Sabtu, (21/1) pukul 23.00 wita melaporkan barang bagasi miliknya yang katanya tertinggal di Bandara Juanda, Surabaya. Hendra Kasuma Yahya, petugas di area itu langsung merespons laporan tersebut dan mengontak pihak Lost and Found Lion Air di bandara Juanda, Surabaya.

Usai menelepon, Hendra Kasuma Yahya meletakkan ponselnya di atas meja. Melihat petugas itu lengah, tanpa tedeng aling-aling pelaku Markus Renjaan langsung menyambar ponsel tersebut, memasukkan ke saku celananya dan bergegas ke area terminal kedatangan.

Kurang lebih 30 menit kemudian Hendra Kasuma Yahya baru menyadari kalau ponselnya sudah hilang. Dia kemudian melaporkan hal itu ke petugas Avsec Angkasa Pura Airports. Laporan tersebut ditindaklanjuti dengan dilakukan pengecekan menggunakan CCTV. Pelaku pun langsung teridentifikasi. Pengejaran dilakukan hingga ke area kolam air mancur di depan terminal kedatangan bandara.

Adapun Maskus Renjaan, duduk-duduk di kolam air mancur saat melihat kedatangan Hendra Yahya bersama petugas Avsec yang menghampirinya berusaha melarikan diri hingga ke area parkir VIP. Pukul 01.00 wita pelaku berhasil diamankan di area Parkir VIP itu dan digelandang ke posko security untuk dimintai keterangan. Selanjutnya diserahkan ke Polsek Kawasan Bandara.

"Kami tidak tahu apakah laporan pelaku ke petugas Lost and Found Lion Air itu benar-benar karena kehilangan barang bagasinya ataukah sekadar modus untuk masuk ke area strategis untuk melakukan tindak kriminalnya. Pastinya, sebelum diserahkan ke polisi, yang bersangkutan mengakui perbuatannya dan minta maaf ke korban. Penerbangannya pun yang semula tujuan Ambon dengan Lion Air langsung dibatalkan karena yang bersangkutan harus menjalani proses di kepolisian," kata Turah Aji Ari.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP