Cuci Patung Jelang Imlek, Perlu Ritual Khusus Antar Dewa Dewi ke Langit
Merdeka.com - Sepekan menjelang Imlek 2573, pengurus dan jemaah Klenteng Tri Dharma Nadi atau Soei Goeat Kiang di Kelurahan 10 Ulu Palembang, membersihkan patung dewa. Tradisi ini sudah berlangsung turun-temurun dengan tujuan tertentu.
Pengurus Klenteng Tri Dharma Nadi atau yang sering dikenal dengan Klenteng Dewi Kwan Im, Tjik Harun mengungkapkan, mencuci patung dewa dewi merupakan salah satu usaha dengan harapan mendapat berkah dalam kehidupan di tahun mendatang serta terhindarkan dari musibah dan bencana sekecil apapun. Tujuannya juga untuk diberikan kesehatan pada masa-masa yang akan datang.
"Hari ini kita cuci patung-patung dewa dewi dengan niat dan pengharapan yang sangat baik. Keberkahan, kesehatan, dan dijauhkan dari musibah apapun bentuknya, itu tujuannya," ungkap Harun, Rabu (26/1).
Hanya saja, patung-patung tak sembarang dicuci. Diperlukan ritual khusus seperti sembahyang yang biasanya digelar pada malam sebelum pencucian.
Ritual khusus itu bertujuan mengantar dewa dewi yang ada di dalam setiap patung ke langit. Di langit, dewa dewi itu akan melaporkan keadaan dunia.
"Begitu kita yakini dewa dewi sudah naik ke langit barulah kita bersihkan patung atau rupang, karena kondisinya sedang kosong," terangnya.
Keesokan harinya, jemaah akan menurunkan patung-patung itu dari altar. Sebelumnya sudah disiapkan pembersih dan braso, air pembilas berupa air tujuh rupa yang dicampur arak putih, serta baju pengganti.
"Tidak boleh sembarangan juga, bahan digunakan khusus, baik saat mencuci maupun membilasnya," ujarnya.
Banyaknya rupang atau patung di klenteng itu, membuat waktu pencucian memerlukan waktu seharian. Patung-patung itu dikembalikan di tempat semula dan nantinya ruh dewa dewi kembali masuk ke dalamnya.
"Biasanya sore baru rampung semuanya," kata dia.
Harun menambahkan, perayaan Imlek di klenteng itu sama dengan tahun lalu, yakni penerapan protokol kesehatan menjadi disyaratkan bagi jemaah. Pernak-pernik seperti lampion dipasang seadanya, tidak sebanyak atau semewah sebelum pandemi Covid-19.
"Kita berharap hidup kita semakin normal, pandemi berakhir dan kita bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala," pungkasnya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya