Cinta dapat mendorong seseorang untuk melakukan tindakan yang nekat. Seorang mahasiswa bernama MFA (21) dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) rela berdandan seperti perempuan lengkap dengan kerudungnya, demi kesempatan untuk bertemu dan meminta maaf langsung kepada mantan pacarnya di indekos.
Namun, usaha MFA tidak berjalan mulus. Alih-alih menemui mantannya, dia justru menjadi sasaran kecurigaan penghuni kos lainnya, yang menganggap penampilannya mencolok. Situasi semakin buruk ketika kerumunan yang terbentuk di indekos menarik perhatian polisi yang sedang berpatroli. Akhirnya, MFA ditangkap dan dibawa ke Mapolres Bangkalan pada malam Kamis (23/10).
"Anggota kami yang sedang patroli melihat kerumunan warga, dan ternyata ada mahasiswa cosplay jadi perempuan. Langsung kami amankan untuk dimintai keterangan," ujar Kasihumas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, pada Jumat (24/10).
Penangkapan MFA pun menjadi viral di media sosial, dengan banyak netizen berasumsi bahwa dia membawa senjata tajam atau minuman keras. Namun, polisi menegaskan bahwa barang yang dibawa oleh MFA hanyalah makanan ringan, sempol, yang dia rencanakan untuk diberikan kepada mantannya, IF (22) asal Jombang.
"Tidak ditemukan sajam ataupun miras. Cuma sempol, katanya mau dikasih ke mantannya," tegas Agung.
Setelah dilakukan pemeriksaan, terungkap bahwa MFA hanya ingin meminta maaf dan mengakhiri hubungan mereka dengan cara yang baik. Namun, karena indekos tersebut diperuntukkan khusus bagi perempuan, dia memilih untuk menyamar.
"Pengakuannya, mereka masih sempat komunikasi meski sudah putus," tambah Agung.
Drama ini pun menjadi tontonan menarik bagi warga setempat dan viral di kalangan mahasiswa. Akhirnya, kasus ini diselesaikan secara damai dan kekeluargaan. Di kantor polisi, MFA menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa ia tidak akan mengulangi perbuatannya, tidak akan mengganggu mantannya, dan tidak akan menyebarkan foto-foto yang berkaitan dengan hubungan mereka.