Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cici Tegal dan Meidiana Hutomo jadi saksi kasus korupsi Alkes

Cici Tegal dan Meidiana Hutomo jadi saksi kasus korupsi Alkes Meidiana Hutomo. kapanlagi.com

Merdeka.com - Dua artis ibukota, Sri Wahyuningsih alias Cici Tegal dan Meidiana Hutomo, hari ini bersaksi dalam sidang kasus korupsi pengadaan alat kesehatan di Departemen Kesehatan dengan terdakwa Rustam Syarifudin Pakaya. Mereka dimintai keterangan soal aliran dana dari mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari buat kegiatan konser musik religi diadakan Yayasan Orbit binaan Din Syamsudin.

Menurut Cici Tegal, pada 2007, Siti Fadilah Supari adalah salah satu anggota pengajian Yayasan Orbit. Kegiatan pengajian itu diselenggarakan di rumah Din Syamsudin di Pejaten Elok, Jakarta Selatan. "Bu Siti waktu itu datang bersama asisten dan Sekretaris Jenderal Departemen Kesehatan Syafi'i Ahmad. Waktu itu ketua Yayasan Orbit itu saya," kata Cici Tegal di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa (16/11).

Menurut keterangan Cici, waktu itu dia dipanggil Siti Fadilah ke sebuah ruangan, kemudian Syafi'i memberikan amplop coklat berisi satu bundel cek perjalanan dari Bank BNI dan Bank Mandiri sebesar Rp 500 juta.

"Cek itu diberikan sesudah pengajian, buat konser musik religi. Yang kasih pak sekjen. Kata bu Siti biar berkah. Kemudian yang mencairkan bendahara Yayasan Orbit, Meidiana Hutomo. Saya bilang terima kasih banyak," ujar Cici. Menurut Cici, Siti Fadilah baru saat itu memberikan bantuan.

Sementara Meidiana Hutomo membenarkan Keterangan Cici. Menurut dia, malam hari itu, dia tidak melihat cek itu dari bank mana saja. "Saya tahu nilainya Rp 500 juta. Baru keesokan harinya saya cairkan di Bank BNI dan Bank Mandiri cabang Pondok Indah Mal," kata Meidiana.

Menurut Meidiana, setelah cek itu dicairkan, Rp 400 juta dia masukkan ke kas Yayasan Orbit. Sementara Rp 100 juta dia bayarkan ke perusahaan periklanan Global SD. "Kebetulan suami saya bekerja di Global SD. Agar pembayaran poster, spanduk, dan perlengkapan promosi lain lebih cepat, saya kasih juga ke suami tiga lembar cek buat membayar semua kelengkapan itu," ujar Meidiana

Goenadi Soekemi, suami Meidiana, membenarkan keterangan itu buat keperluan periklanan konser.

Pekan lalu, Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari saling bantah kesaksian dengan mantan Sekretaris Jenderal Departemen Kesehatan Syafi'i Ahmad. Hal itu terkait soal pemberian sumbangan kepada Yayasan Orbit dengan menggunakan cek pelawat bernilai Rp 500 juta.

Menurut keterangan Siti, dia memang pernah mengajak Ahmad Syafi'i ke pengajian Yayasan Orbit. Tetapi, dia menyangkal satu mobil dengan Ahmad. "Yang di dalam mobil dengan saya ibu Ance (Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan), sopir, dan ajudan," ujar Siti. Dia mengaku tidak tahu saat itu ada pemberian sumbangan menggunakan cek perjalanan senilai Rp 500 juta. Menurut dia, Ahmad Syafi'i yang memberikan cek itu kepada Cici Tegal. Dia mengaku saat itu sedang ceramah soal formalin di ruangan lain bersama Ance. Dia mengaku kaget setelah Cici Tegal menyampaikan ucapan terima kasih atas pemberian sumbangan dan besaran jumlahnya itu. Dia juga baru tahu kalau sumbangan itu diberikan dalam bentuk cek perjalanan.

Sementara keterangan Ahmad Syafi'I berbeda dengan Siti. Ahmad mengaku saat berangkat satu mobil dengan mantan Menteri Kesehatan itu. "Saya lihat dia bawa map kuning. Nah, map itu yang diserahkan kepada Cici Tegal di sebuah ruangan Yayasan Orbit," kata Ahmad. Menurut Ahmad, dia sempat mendengar Siti mengucapkan kalimat, "Ini ada rezeki sedikit," kepada Cici Tegal. Dia bahkan mengatakan berani bersumpah demi Allah S.W.T., keterangannya benar. (mdk/tts)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP