Cerita Warga Yogyakarta Terbangun Usai Rasakan Gempa Magnitudo 6,4

Berdasarkan data dari BMKG, pusat gempa ada di kedalaman 10 km. Gempa ini dirasakan juga oleh masyarakat di Yogyakarta.

Purnomo Edi
Oleh Purnomo Edi - Reporter
Cerita Warga Yogyakarta Terbangun Usai Rasakan Gempa Magnitudo 6,4
Cerita Warga Yogyakarta Terbangun Usai Rasakan Gempa Magnitudo 6,4 (Merdeka.com)

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 dengan pusat 89 km dari tenggara Pacitan, Jawa Timur terjadi pada Jumat (6/2) dini hari.

Berdasarkan data dari BMKG, pusat gempa ada di kedalaman 10 km. Gempa ini dirasakan juga oleh masyarakat di Yogyakarta.

Gempa ini sempat membuat masyarakat keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Warga Godean, Kabupaten Sleman, DIY, Rahajeng mengatakan gempa dirasakannya sebanyak dua kali. Gempa pertama hanya terasa pelan kemudian gempa kedua dirasakannya kencang.

"Tadi kebetulan belum tidur, masih garap pekerjaan buat besok. Terus kerasa gempa. Gempa yang pertama terasa agak pelan," kata Rahajeng.

"Gempa kedua gak lama setelah gempa yang pertama. Gempa kedua ini terasa kencang banget. Ada suara makgreg gitu juga," imbuh Rahajeng.

Rahajeng menceritakan usai gempa kedua ini dirinya langsung lari ke luar rumah. Di luar rumah, Rahajeng melihat para tetangga juga lari ke luar rumah.

Warga Banguntapan, Harminanto juga merasakan gempa pada dini hari ini. Saat gempa ini, Harminanto langsung lari ke luar rumah bersama keluarga untuk menyelamatkan diri.

"Tadi sudah tidur terus kebangun gara-gara gempa. Tadi pas gempa ada suara greg gitu. Terus langsung goyang gempa," tutur Harminanto.

Gempa juga dirasakan oleh Hadi, warga Mantrijeron, Kota Yogyakarta. Hadi menyebut gempa pada dini hari ini dirasakannya cukup keras.

"Tadi gempanya terasa kencang. Langsung lari ke luar rumah. Tadi pas gempa kabel listrik saya lihat goyang kencang juga," urai Hadi.

Rekomendasi