Cerita Warga Depok Beli Burung Merpati Seharga Rp1 Miliar

Kamis, 4 Juli 2019 05:03 Reporter : Nur Fauziah
Cerita Warga Depok Beli Burung Merpati Seharga Rp1 Miliar Merpati seharga Rp 1 miliar. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Warga Depok, Jawa Barat bernama Robby Eka Wijaya (34) menjadi buah bibir. Hal ini setelah warga Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong itu membeli burung merpati dengan harga fantastis mencapai Rp1 miliar atau setara dengan harga sebuah rumah mewah. Robby membeli burung tersebut dari seorang warga Bandung.

Selain hobinya yang mengoleksi aneka jenis burung, Robby mengetahui bahwa burung fantastis yang dinamakan Jayabaya itu memiliki segudang prestasi di dunia kicau burung. Rekam jejak Jayabaya membuat Robby kepincut hingga akhirnya membelinya dengan harga tinggi.

"Burung ini sudah sering menang sebagai juara dalam berbagai lomba. Dari 15 hingga 20an kali perlombaan yang diikuti, persentase kemenangan Jayabaya ini bisa mencapai 70 hingga 80 persen," katanya, Rabu (3/7).

Dia mengaku menaksir Jayabaya karena segudang prestasi yang diraihnya. Selain itu, Jayabaya juga memiliki stamina sangat baik, performa yang konsisten dan berusia muda. Jayabaya hampir selalu menang dalam tiap kompetisi. "Menurut saya ini burung performanya konsisten, usianya juga masih muda sekira dua tahun," ceritanya.

Sebelum memutuskan membeli Jayabaya, dia sudah mengikuti rekam jejaknya sejak setahun lalu. Pemantauan bahkan dilakukan bersama timnya. Robby memang sejak kecil hobi memelihara burung sampai akhirnya mengoleksi puluhan burung. Dengan kecintaannya tersebut, dia sangat tahu jenis burung yang sangat bagus.

"Ini saya mantaunya satu tahun, dari setiap perlombaan tingkat nasional burung merpati tinggi, memang Jayabaya ini sangat menyita perhatian karena kemampuannya ketika berlomba," terangnya.

Robby menceritakan, kesukaan dengan burung sudah ada sejak dia sekolah dasar (SD) sekitar tahun 1994. Perlahan tapi pasti dia mulai menekuni hobinya dan membeli berbagai burung. Saking cintanya, Robby pun tergabung dengan komunitas sesama pecinta burung dara bernama Penggemar Merpati Tinggi Indonesia (PMTI). Bahkan dia memiliki tim internal bernama Royal. Anggotanya adalah pegawainya sendiri. Sampai sekarang sudah puluhan burung dia miliki dan dia rawat.

"Sudah ada 60 ekor burung dara. Burung-burung itu saya ikutkan perlombaan tingkat lokal hingga nasional diberbagai kota," tukasnya.

Dia menceritakan, merawat burung seperti merawat makhluk hidup umumnya. Selain diberi makanan, burung tersebut juga diberi vitamin. Dia tidak membedakan cara perawatan untuk Jayabaya yang merupakan burung super mahal.

"Sama saja seperti burung lain yang sudah saya punya. Makan sehari sekali pukul 16.00 WIB saya kasih jagung, sejam berikutnya beras merah. Vitamin dan suplemen juga diberikan. Burung itu juga ada shampoonya untuk mandi," ucapnya.

Rencananya Jayabaya akan ikut lomba tingkat nasional di Pangandaran, Banten pada Sabtu (6/7). Lomba itu adalah lomba perdana Jayabaya setelah dibeli dari pemilik sebelumnya. "Sabtu nanti ya Jayabaya akan ikut lomba perdananya sejak saya beli, lombanya di daerah Pangandaran tingkat nasional. Sekali lomba itu pesertanya bisa mencapai 1.200 peserta," tutupnya. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini