Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cerita di balik kehidupan Masyurat, kiai beristri 10 di Sumenep

Cerita di balik kehidupan Masyurat, kiai beristri 10 di Sumenep KH Masyurat Usman. ©2015 merdeka.com

Merdeka.com - Beristri lebih dari satu dan tinggal dalam satu atap mungkin masih jarang ditemui di Tanah Air. Namun tidak bagi Kiai Haji Masyurat Usman asal Sumenep, Madura ini. Dia tinggal satu atap bersama 10 istrinya.

KH Masyurat Usman tinggal bersama 10 istrinya di Dusun Tarebung, Desa Lenteng Barat, Kecamatan, Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Pria 68 tahun ini juga dikenal sebagai pengusaha kaya raya.

Di Kecamatan Lenteng, tak ada rumah sebesar dan semegah milik Masyurat. Bahkan mungkin, di seluruh Kabupaten Sumenep, hanya rumah Masyurat yang super besar. Seluruh warga sekitar sangat mengenal pria dengan 10 istri dan 28 anak itu.

Lalu bagaimana cerita Masyurat memiliki 10 istri dan tinggal satu atap itu? Berikut kisahnya:

KH Masyurat menikah sejak usia 15 tahun

menikah sejak usia 15 tahun rev3Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

KH Masyurat Usman kali pertama menikah, saat usianya 15 tahun. Tak lama kedua dia menikahi seorang wanita lagi sehingga memiliki dua orang istri. Namun, istri keduanya meninggal dunia dan yang pertama diceraikan.Setelah menduda, Masyurat menikahi Ani Aisyah yang waktu itu masih berusia 13 tahun. Kemudian, Masyurat kembali menikahi gadis-gadis masih di bawah umur. Bahkan, saat menikah lagi, Ani juga yang melamar si gadis untuk suaminya itu. Dan dari hasil pernikahannya itu, Masyurat dikaruniai 28 anak, yang sebagian sudah menikah.Sayang, saat merdeka.com berkunjung, Masyurat tengah sakit dan tidak bisa ditemui. Hanya Muhammad, anak kesembilan dari istri ketiga yang bisa ditemui. "Abah lagi sakit, jadi tidak bisa ditemui. Nggak tahu sakitnya apa, badannya panas. Umi juga gak bisa," kata pemuda berusia 20 tahun itu Sabtu (29/8) lalu.Muhamad menyarankan kembali lain waktu, saat abahnya sudah sembuh dari sakit. "Mungkin lain kali saja kalau abah sudah sembuh. Nanti telepon aja dulu ke abah," lanjutnya sambil menyodorkan nomor ponsel orang tuanya usai meminta izin orang tuanya di dalam rumah.Mahasiswa Semester VI Jurusan Olahraga di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Sumenep ini juga membenarkan, kalau abahnya memiliki 10 istri dan tinggal satu atap. "Iya, semua istri-istri abah tinggal di sini. Jadi satu," ucap Muhamad.Meski mengakui punya ibu 10 orang, Muhamad tidak mengetahui secara pasti bagaimana abahnya bisa menikah dengan perempuan sebanyak itu. "Saya enggak tahu. Abah saja (yang cerita)," ujarnya.Muhamad juga enggan membeberkan nama-nama istri abahnya. "Abah saja yang cerita," katanya.

Masyurat dikenal sebagai pengusaha sukses

sebagai pengusaha sukses rev3Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Di Kecamatan Lenteng, tak ada rumah sebesar dan semewah milik Masyurat. Bahkan mungkin, di seluruh Kabupaten Sumenep, hanya rumah Masyurat yang super besar. Seluruh warga sekitar sangat mengenal pria dengan 10 istri dan 28 anak itu.Seperti Ahmad Saikhu misalnya. Saat merdeka.com tengah berkeliling mencari alamat Masyurat. Saikhu mengatakan, di Sumenep ini tak ada rumah besar selain pengusaha burung walet tersebut."Rumahnya paling besar. Dari sini sekitar 5 km. Rumahnya sebelah kiri, paling besar. Rumahnya bertingkat-tingkat ada menaranya. Ya itu rumahnya, bukan pondok pesantren. Dia istrinya banyak, ada 10 orang, tinggal jadi satu di situ," terang warga Lenteng ini pada merdeka.com, Sabtu kemarin (29/8).Saikhu juga menceritakan, selain sukses memperistri 10 gadis di bawah umur, Masyurat juga tergolong pengusaha sukses. Tak hanya menekuni bisnis sarang burung walet, Masyurat juga mengelola bisnis tembakau rajangan dan bermain valas."Hartanya miliaran sudah. Jadi orang enggak kaget kalau dia itu kaya raya. Bisnis tembakaunya sukses, waletnya juga," ungkapnya.

Masyurat nafkahi 10 istri dan 28 anaknya

10 istri dan 28 anaknya rev3Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Terkait jumlah istri Masyurat yang banyak, Saikhu mengatakan, kalau si abah kaya raya itu menikah bukan sekadar nafsu. Dia juga bertanggung jawab pada semua istrinya. "Istri yang dinikahi muda-muda semua. Ada yang dinikahi waktu masih SD, ada yang 13 tahun, pokoknya masih muda-muda waktu dinikahinya. Orangnya baik, suka bagi-bagi zakat ke orang-orang. Suka bantu orang-orang," katanya.Sebenarnya, masih kata Saikhu, istrinya ada 12 orang. "Cuma istri kedua meninggal, dan yang pertama dicerai. Kemudian menikah lagi sampai 10 kali. Anaknya juga banyak, sebagian sudah menikah, sebagian belum, masih sekolah," tuturnya.Sayang, saat hendak dikonfirmasi merdeka.com, Masyurat tengah sakit dan tidak bisa ditemui. Hanya anak kesembilan dari istri ketiganya yang sedikit memberi keterangan dan membenarkan, kalau abahnya memiliki 10 istri dan sukses bidang usahanya.

Beristri 10, Masyurat dikenal dermawan

masyurat dikenal dermawan rev3Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Menjadi orang sukses dan berharta miliaran rupiah, tak membuat KH Masyurat Usman sombong dan takabur. Dia juga dikenal dermawan dan suka menyisihkan hartanya pada orang membutuhkan. Dia dan keluarga juga sangat ramah pada siapa saja."Abah orangnya baik. Tapi saya tak tahu pasti ceritanya. Saya mondok di desa sebelah, dan biasa salat di masjid yang ada di rumah abah ini. Kalau pingin tahu, ya itu ada anaknya abah," kata Miftah, yang tengah duduk santai di masjid rumah Masyurat sambil menunjuk Muhamad, anak kesembilan dari istri ketiga sang pengusaha, Sabtu (29/8) lalu.Miftah juga banyak mendengar, kalau Masyurat orang kaya di Dusun Tarebung, Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng, Sumenep, Madura, Jawa Timur senang berbagi rezeki pada kaum fakir-miskin. "Apalagi kalau lebaran. Pokoknya, abah tidak pernah lupa dengan orang-orang sekitarnya. Ada hak orang miskin dari apa yang dia dapat," katanya.Bukti kedermawanan Masyurat, lanjut Miftah, banyak warga hanya sekadar singgah di rumahnya, entah itu untuk salat berjemaah di masjid ya ada di rumahnya, maupun hanya sekadar duduk-duduk. "Kalau abah enggak ramah sama orang atau sombong, ya nggak ada yang berani nongkrong di sini," ucapnya.Meski tak bisa menjelaskan secara rinci kebaikan dan kedermawanan Masyurat, Miftah mengaku salut terhadap sang idola. "Abah orang sukses, punya istri 10 dan bisa mendidik anak-anaknya tidak sombong dan takabur. Mereka semua ramah, seperti abah. Lihatnya, mereka dibelikan mobil bagus, tapi masih mau duduk di sini kumpul sama-sama," katanya.Sayang, saat hendak ditemui merdeka.com, Masyurat tengah sakit dan tidak bisa berbagi cerita. Hanya saja, nama Masyurat cukup terkenal di Sumenep. Selain menjadi pengusaha sukses dengan keuntungan puluhan miliar tiap tahunnya, dia juga dikenal pria beristri 10 dengan 28 anak dan belasan cucu.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP