Cerita dari Balik Simulasi Sekolah Rakyat di Bekasi, Darah hingga Jantung Siswa Dicek Kesehatannya

Sekolah Rakyat jenjang SMA di Kota Bekasi memiliki 180 siswa yang terbagi menjadi sembilan rombongan belajar.

Enriko
Oleh Enriko - Reporter
Cerita dari Balik Simulasi Sekolah Rakyat di Bekasi, Darah hingga Jantung Siswa Dicek Kesehatannya
Cerita dari Balik Simulasi Sekolah Rakyat di Bekasi, Darah hingga Jantung Siswa Dicek Kesehatannya (Merdeka.com)

Sekolah Rakyat (SR) jenjang SMA di Sentra Terpadu Pangudi Luhur, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi secara umum telah siap menggelar kegiatan belajar mengajar tahun ajaran 2025/2026 mulai 14 Juli.

Sekolah Rakyat jenjang SMA di Kota Bekasi memiliki 180 siswa yang terbagi menjadi sembilan rombongan belajar. Seluruh siswa itu dijadwalkan akan mengikuti simulasi hingga Kamis (10/7).

Namun sebelum dimulai, seluruh fasilitas termasuk tenaga pengajar akan dievaluasi setelah pelaksanaan simulasi yang ditinjau langsung Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Ketua Tim Formatur Program Sekolah Rakyat M Nuh, Rabu (9/7).

Simulasi Sekolah Rakyat di Bekasi
Simulasi Sekolah Rakyat di Bekasi merdeka.com

Pada simulasi hari ini, beberapa kegiatan dilakukan uji coba. Seperti cek kesehatan murid dan uji coba kurikulum yang dirancang untuk Sekolah Rakyat.

"Hari ini kita mulai dengan cek kesehatan, yang dicek ya darah, mata, kuping, jantung, pendengaran, gigi, cek kesehatan ini kerjasama kami dengan Kementerian Kesehatan, Insya Allah nanti pada tanggal 14 semua dimulai dengan cek kesehatan, baik untuk gurunya, maupun juga untuk seluruh siswa," kata Gus Ipul.

Simulasi Sekolah Rakyat di Bekasi
Simulasi Sekolah Rakyat di Bekasi merdeka.com

Konsep Boarding School

Program Sekolah Rakyat mengusung konsep boarding school, atau sekolah yang siswanya tinggal di asrama dalam komplek sekolah. Meski demikian, orang tua siswa diperbolehkan untuk menjenguk anaknya di sekolah tersebut.

"Sesuai arahan Presiden, orang tua kapan pun boleh menjenguk putra putrinya, ini arahan Presiden secara langsung, dan kepala sekolah harus menyiapkan tempat dan memfasilitasi kalau ada orang tuanya yang berkunjung ke sini, harapan kita mudah-mudahan berkunjungnya tidak saat jam sekolah," ujar dia.

Setelah simulasi hari ini, Gus Ipul mengatakan, Kemensos akan mengevaluasi untuk melihat kekurangan yang perlu diperkuat sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

"Kita lihat selama 24 jam seperti apa nanti, tentu nanti kita evaluasi, kita evaluasi apa yang kurang dan mana yang harus diperkuat untuk nanti dimulai pembelajaran tanggal 14 Juli. Jadi dengan simulasi ini kita akan tahu kekurangannya di mana, yang sudah bisa kita perkuat di mana," kata Gus Ipul.

Gus Ipul menuturkan, dari hasil kunjungannya hari ini, Sekolah Rakyat di Kota Bekasi sudah lebih baik dari sebelumnya, terutama soal fasilitas dan perangkat lainnya.

"Alhamdulillah ya ini sudah cukup baik, dulu belum selengkap ini, sekarang sudah lebih lengkap, jadi secara umum InsyaAllah (sudah siap menggelar kegiatan belajar mengajar)," kata Gus Ipul.

Alasan Cek Kesehatan

Ketua Tim Formatur Program Sekolah Rakyat, M Nuh mengatakan, Sekolah Rakyat memiliki sejumlah kelebihan selain ilmu akademis. Seperti, pemeriksaan kesehatan sebelum dimulai tahun ajaran baru dan treatment bagi siswa yang memiliki masalah berdasarkan hasil pemeriksaan medis.

"Kayak tadi misalkan di sini ditemukan tiga anak yang anemia, bisa dibayangkan kalau anemia itu tidak dicek tidak tahu dia kalau ada anemia, rentetannya panjang, tapi karena hari ini dicek kesehatan ketemu ada anemia maka langsung dirawat, dikasih treatment supaya anemianya selesai," ujar Nuh.

Nuh mengatakan, salah satu kriteria sukses dari Program Sekolah Rakyat yakni adanya peningkatan signifikan dari sisi fisik, akademik dan psikologis siswa di setiap semester.

"Persahabatan di antara mereka juga diukur pakai psycho social, sehingga dari situ mudah-mudahan tidak ada yang namanya bullying, yang namanya tengkar atau tawuran dan sebagainya, tidak ada, tapi justru kita ingin membangun di sekolah rakyat ini ada building team yang kokoh," kata Nuh.

Rekomendasi