Cara polwan cantik ini lestarikan budaya dengan tarian Jawa

Minggu, 12 Maret 2017 19:02 Reporter : Arie Sunaryo
Cara polwan cantik ini lestarikan budaya dengan tarian Jawa Bripda Tarum. ©2017 Merdeka.com/arie sunaryo

Merdeka.com - Meski telah menyandang profesi sebagai anggota Polri, Bripda Tarum Aji Saputri tak lantas melupakan kebiasaannya nguri-uri (melestarikan) budaya. Keahliannya menari Jawa sejak remaja yang sempat membawanya ke Istana Negara terus ia jaga dan kembangkan.

Wanita asli Karanganyar kelahiran 7 September 1995 itu tergolong pendatang baru di Satuan Reskrim Polres Karanganyar. Namun tak sedikit prestasi ditorehkan gadis ayu ini.

Prestasi terbaru adalah membantu menangkap tersangka yang membawa kabur anak di bawah umur, MS (26), warga Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Tersangka diamankan oleh Tarum dan tim dari sebuah indekos di Balungbendo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Pengabdian sebagai Polwan diawali Tarum setelah lulus dari SMAN 1 Karanganyar pada 2014 lalu. Tarum mengikuti pendidikan kepolisian di Sekolah Polisi Negara (SPN) Purwokerto pada tahun yang sama. Lulus sebagai polisi, dirinya ditugaskan sebagai staf di Reskrim Polres Karanganyar.

"Saya mulai bertugas di Reskrim Karanganyar pada April 2015. Awalnya saya menjadi staf, kemudian masuk ke PPA [Unit Perlindungan Perempuan dan Anak] bilan Oktober. Kemudian Maret 2016 pindah ke Polsek Bejen dan pada awal tahun 2017 ini saya kembali ke Unit PPA Sat Reskrim Polres Karanganyar," tuturnya.

Meski sibuk bertugas di kepolisian, namun anak sulung pasangan Taryana dan Rumsini ini tak lupa untuk memanfaatkan waktu luangnya dengan menari. Dia sering didaulat tampil pada beberapa acara di Polres Karanganyar.

Tari Gambyong menjadi favoritnya saat tampil dalam acara di kesatuan Polres Karanganyar. Kepandaiannya menari membuat Tarum remaja didaulat mewakili Kabupaten Karanganyar untuk menari di Istana Negara di depan Presiden Republik Indonesia.

"Yang paling berkesan bagi saya adalah saat bisa tampil di Istana Negara pada 2009. Saat itu saya menari dalam acara HUT RI ke 64," ungkapnya bangga.

Di Karanganyar, Tarum dikenal sebagai sosok Polwan yang supel dan pandai bergaul. Paras cantiknya bisa mengubah anggapan publik tentang anggota Polri identik dengan sifat yang kaku dan keras. Sikap supel, ramah, didukung paras ayu menjadikan Bripda Tarum Aji gampang disenangi koleganya di Polres Karanganyar. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini