Cara Melawan Penyebaran Paham Radikal Kelompok Teroris
Merdeka.com - Perlu cara khusus menangkal kelompok teroris yang masih masif menyebarkan paham sesatnya di media sosial. Narasi-narasi untuk melawan mereka harus tegas menyebut aksi teror mengatasnamakan agama tidak bisa dibenarkan.
"Justru untuk melawan jargon-jargon dan narasi mereka tentunya harus kita lawan dengan jargon agama juga. 'Agama sesungguhnya tidak mengajarkan kekerasan, agama yang benar mengajarkan kedamaian'. Seperti itu," kata Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Waryono Abdul Ghafur dalam keterangannya, Jumat (25/10).
Waryono menambahkan kelompok-kelompok radikal yang dari awal sudah anti-NKRI, akan sulit disadarkan hanya dengan pemahaman dan penghayatan terhadap Pancasila.
"Kalau mereka itu sudah anti-Pancasila, lalu kita suguhi Pancasila, ya makin resisten. Tentunya yang melawan juga harus memiliki ilmu agama yang mumpuni. Jangan sampai ilmu agamanya pas-pasan lalu kalah sama kelompok itu," tuturnya.
Menurutnya, peran lembaga pendidikan sangat penting untuk menangkal paham radikal. Karena di lembaga pendidikan itu ada guru, dosen yang akan memberikan pelajaran kepada anak didiknya.
"Tetapi harus dipastikan pula bahwa para pendidik ini jauh dan tidak terpapar dari paham-paham radikalisme dan terorisme," ujarnya.
Selain itu, lanjutnya, masyarakat juga harus diberikan pengertian untuk mewaspadai penyebaran paham-paham radikal mengatasnamakan agama. Sinergitas antara kementerian serta lembaga juga harus ditingkatkan.
"Karena menurut saya harus ada berbagai pendekatan yang ditempuh. Misalnya, Kementerian Pembangunan Desa Tertinggal, maka bagaimana mereka harus bisa menyatu dengan masyarakat desa," tandasnya.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya