Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Capim KPK, Irjen Yotje dan Syahrul diminta Kapolri mundur dari Polri

Capim KPK, Irjen Yotje dan Syahrul diminta Kapolri mundur dari Polri Kapolri Badrodin Haiti tinjau pengamanan KAA. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti meminta dua perwira tinggi yang ikut daftar calon pimpinan (capim) KPK, Irjen Yotje Mende dan Irjen Syahrul Mamma untuk mengundurkan diri. Menurut dia, agar Yotje dan Syahrul bisa fokus mengikuti seleksi.

"Tidak masalah jika perwira polisi mengikuti seleksi pimpinan KPK namun agar fokus mau menjalankan tugas sebagai polisi atau ikut seleksi calon pimpinan KPK, lebih baik mengundurkan diri dulu," kata Badrodin usai acara wisuda sarjana dan dies natalis di PTIK, Rabu (17/6).

Selain itu, Badrodin mengatakan, dengan ikutnya perwira polisi dalam seleksi pimpinan KPK diharapkan bisa memperbaiki hubungan KPK dan Polri. "Ya semoga hubungan KPK dan Polri membaik jika salah satu dari mereka terpilih" tambahnya.

Seperti diketahui, Polri mengajukan dua perwira tinggi atau jenderal aktif dan satu purnawirawan sebagai calon pimpinan KPK. Mereka adalah Kapolda Papua Irjen Yotje Mende, PATI SSDM Polri Penugasan Kemenko Polhukam Bid Koordinasi Keamanan Nasional Irjen Syahrul Mamma dan mantan Deputi Pemberantasan BNN Irjen (purn) Benny Jozua Mamoto.

Menurut Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Charliyan, para perwira tinggi Polri dan purnawirawan tersebut mengajukan diri tanpa diminta oleh institusi kepolisian. "Itu keinginan pribadi yang kita tampung dan kita serahkan, ke Pimpinan Polri," kata Anton saat jumpa pers di Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (15/6). (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP