Canda Menteri Edhy Banyak Nama 'Prabowo' Bikin KKP Semakin Kuat

Jumat, 7 Februari 2020 17:33 Reporter : Merdeka
Canda Menteri Edhy Banyak Nama 'Prabowo' Bikin KKP Semakin Kuat Menteri KKP Edhy Prabowo. ©2020 Liputan6.com/Ady Anugrahadi

Merdeka.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo berkelakar berkumpulnya orang-orang dengan nama Prabowo membuat Kementerian Kelautan dan Perikanan semakin kuat. Hal itu disampaikan kala memberikan sambutan usai menandatangani adendum nota kesepahaman dengan Polri, Jumat (7/2).

Saat itu, Edhy menyapa satu-persatu tamu yang hadir. Edhy memanggil Kapolri Jendral Pol Idham Azis. "Terima kasih abang berkenan hadir di kantor kami yang sederhana ini," kata Edhy.

Edhy lalu menyebutkan nama Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo. "Kalau duo Prabowo bersatu kayaknya Kementerian Kelautan dan Perikanan semakin kuat," ucap Edhy.

1 dari 1 halaman

Bikin Hangat Suasana

Candaan Edhy itu pun menghangatkan suasana. Para tamu undangan tertawa lepas saat mendengarnya. "Hahahhaa," tawa para tamu.

Begitu juga kala menyebut nama Karo Penmas Divisi Humas Polri Raden Prabowo Argo Yuwono. "Ada Prabowo lagi. Ada tiga Sigit juga di sini," ujar Edhy

Tak cuma saat menyambut para tamu, di akhir sambutan pantun dari Eddy berhasil membuat gelak tawa. "Mempelai pengantin duduk di kursi indah menunggu ucapan dari kerabat, mengelola laut tidak lah mudah diperlukan orang-orang hebat,"

"Gambir, Trunojoyo sinergi selaras, seirama. Mari bersatu membangun kelautan perikanan untuk Indonesia Maju,"

Kementerian Kelautan (KKP) kembali menandatangani adendum nota kesepahaman tentang Sinergitas Pengamanan dan Penegakan Hukum di Bidang Kelautan dan Perikanan yang tertuang dalam nota kesepahaman No D90 VII 2019 dan No 03 Menteri Kelautan dan Perikanan VII 2019 tanggal 30 Juni 2019.

Kali ini, kerja sama diperbaharui dengan menambahkan ruang lingkup yaitu bertukar data atau informasi, bantuan pengamanan, pemberantasan hukum di bidang pemberantasan mafia kelautan dan perikanan, pemanfaatan saran dan prasarana, peningkatan kapasitas dan Sumber Daya Manusia, dan pembinaan masyarakat kelautan dan perikanan.

Edhy menerangkan, kerjasama ini untuk membangkitkan rasa keyakinan bahwa kegiatan sektor perikanan dan kelautan dijamin oleh hukum.

"Jadi MoU diharapkan semakin menjamin kepastian usaha di sektor kelautan dan perikanan kami sudah bicara dari hati ke hati antara adik dan kakak bagaimana membina klien kita pembudidaya dan pelaku di sektor ini. Konsep utamanya adalah pembinaan," ujar dia.

Edhy menyebut Polri akan menindak andai sudah melakukan penyelundupan narkoba, persenjataan, limbah B3. "Dalam hal itu sama-sama sepakat tidak ada toleransi," ujar dia.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com [eko]

Baca juga:
Menteri Edhy Keluhkan Kecilnya Anggaran KKP: Kalau Dulu Tahu, Saya Minta Rp15 Triliun
Menteri Edhy Prabowo Upayakan Kembali Ekspor Kerang ke Uni Eropa
Akibat Virus Corona, Pemerintah Larang Sementara Impor Ikan China
Budidaya Baung & Belida, Menteri Edhy Prabowo Bangun Balai Riset di Sumsel
DPR Lantik Anggota DPR PAW Pengganti Menteri Kelautan dan Menpora
Edhy Prabowo Angkat 22 Pejabat Baru, 13 di Antaranya Sebagai Penasehat Menteri KKP

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini