Butuh Uang Buat Main Game Online, 3 ABG di Samarinda Gasak 14 HP

Rabu, 23 Januari 2019 21:00 Reporter : Saud Rosadi
Butuh Uang Buat Main Game Online, 3 ABG di Samarinda Gasak 14 HP Ilustrasi Narapidana. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Nb (15), pelajar SMA di Samarinda, berurusan dengan polisi. Dia terlibat komplotan jambret 14 ponsel, bersama dua temannya remaja putus sekolah, Rf (16) dan Rn (16). Gara-garanya, mereka perlu uang bermain game online.

"Jadi mereka ini menjual ponsel hasil jambret dari 14 TKP, buat main game online," kata Kanit Reskrim Polsek Sungai Pinang Iptu Wawan Gunawan kepada merdeka.com, Rabu (23/12).

Ketiganya dibekuk di rumah masing-masing, Minggu (20/1). Terbaru ketiganya beraksi menjambret ponsel iPhone 6 milik siswi SMA di kawasan Jalan Bukit Alaya, sehari sebelumnya, Sabtu (19/1).

"Begitu kita pastikan mereka pelakunya, kami langsung lakukan penangkapan satu persatu," ujar Wawan.

Dari penyelidikan polisi, semua korban jambret adalah remaja putri dan ibu rumah tangga. "Sasaran mereka ini, pengguna motor yang jalan sambil menelepon. HP menempel di helm, dan HP ditaruh di dasboard motor matik," terang Wawan.

"Begitu dapat HP, mereka jual antarteman dengan harga murah, dan ada yang dijual melalui online. Yang pasti, dijual dengan harga di bawah harga pasaran, supaya cepat laku," tambah Wawan.

Lantaran sudah menjadi pecandu permainan game online, mereka kompak uang dari hasil jambret ponsel, digunakan untuk bermain game online di warnet. Saat ini polisi menyelidiki adanya kelompok serupa lainnya, melakukan kejahatan jalanan yang sama.

"Jadi kami mengingatkan remaja putri, dan juga ibu-ibu, jangan menelepon sambil berkendara motor di jalan. Karena, itu jadi peluang orang lain untuk melakukan aksi kejahatan," demikian Wawan. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Penjambretan
  2. Pencurian
  3. Samarinda
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini