Tim esports asal Thailand, Buriram Esports, sukses mengukir sejarah dengan menjuarai Free Fire World Series (FFWS) Global Finals 2025 Jakarta. Gelar bergengsi ini mereka raih setelah melewati persaingan ketat di Indonesia Arena, Jakarta.
Kemenangan ini diraih Buriram Esports melalui performa konsisten, termasuk dua kali "Booyah" krusial pada gim kedua dan gim ketujuh. Mariwat "Wassana" Panyawai dinobatkan sebagai pemain terbaik atau Most Valuable Player (MVP) turnamen tersebut atas kontribusinya yang gemilang.
Turnamen akbar ini diselenggarakan di Indonesia Arena, Jakarta, pada Sabtu, 15 November, menarik perhatian jutaan penggemar Free Fire dari seluruh dunia. Buriram Esports berhasil mengungguli tim-tim kuat lainnya dari berbagai negara yang berkompetisi.
Advertisement
Advertisement
Perjalanan Sengit Buriram Esports Menuju Puncak Juara
Awal turnamen menunjukkan dominasi tim asal Brasil, Fluxo, yang berhasil mendapatkan "Booyah" pada gim pertama berkat strategi permainan hati-hati dan rotasi disiplin. Namun, Buriram Esports mulai menunjukkan taringnya sejak gim kedua.
Pada gim kedua, Buriram Esports berhasil merebut "Booyah", mengumpulkan 20 poin dan menempatkan diri di posisi kedua klasemen sementara, di bawah P Esports dari Vietnam. Persaingan ketat terus berlanjut, dengan Fluxo kembali memimpin klasemen setelah meraih "Booyah" di gim ketiga.
Tim Indonesia, seperti EVOS Divine dan RRQ Kazu, masih berjuang keras untuk mendaki tangga klasemen di paruh awal turnamen. Mereka menunjukkan semangat juang tinggi meskipun menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai negara.
Advertisement
Advertisement
Strategi Konsisten dan Performa Gemilang Mariwat 'Wassana' Panyawai
Gim kelima menjadi momen kebangkitan tim Indonesia saat RRQ Kazu berhasil mendapatkan "Booyah" setelah beradu sengit dengan Buriram Esports. Namun, momen ini justru dimanfaatkan Buriram untuk merebut puncak klasemen dengan 81 poin, membuka jalan bagi mereka untuk melakukan Champion Rush.
Sang juara bertahan kemudian bangkit pada gim keenam, mendapatkan "Booyah" kembali dan mengunci posisi puncak klasemen, sekaligus meraih Champion Rush. Ini menunjukkan konsistensi dan mental juara yang dimiliki oleh Buriram Esports.
Gim ketujuh berlangsung sangat sengit, dengan Fluxo awalnya mendominasi permainan, namun secara perlahan Buriram Esports berhasil menguasai peta. Mereka akhirnya mendapatkan "Booyah" penentu yang mengukuhkan gelar juara dunia Free Fire.
Advertisement
Mariwat "Wassana" Panyawai, MVP turnamen, mengungkapkan kebahagiaannya. "Saya selalu bilang ke Ibu Bapak saya kalau saya akan membawa piala ke rumah, tapi selalu gagal. Dan, sekarang saya bisa bilang ke Ibu Bapak saya berhasil," ujarnya usai pertandingan penuh emosi.
Advertisement
Klasemen Akhir dan Posisi Tim Indonesia di FFWS Global Finals
Buriram Esports menempati puncak klasemen akhir dengan total 103 poin, unggul tipis dari Fluxo yang berada di peringkat kedua dengan 102 poin. Sementara itu, AG Global dari Thailand mengamankan posisi ketiga dengan 98 poin.
Tim Indonesia, RRQ Kazu, berhasil menunjukkan performa yang patut diapresiasi dengan menduduki urutan keempat klasemen akhir, mengumpulkan total 73 poin. Ini merupakan pencapaian yang membanggakan di kancah internasional.
Adapun tim Indonesia lainnya, EVOS Divine, menyelesaikan turnamen di urutan kesembilan dengan total 63 poin. Meskipun belum meraih gelar juara, partisipasi dan perjuangan tim-tim Indonesia telah memberikan pengalaman berharga dan semangat bagi komunitas esports nasional.
Advertisement
Sumber: AntaraNews