Bupati Purwakarta Geram Kelakuan Dua Guru Honorer Pelaku Video Seks Berseragam ASN

Sabtu, 21 September 2019 14:04 Reporter : Bram Salam
Bupati Purwakarta Geram Kelakuan Dua Guru Honorer Pelaku Video Seks Berseragam ASN Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika geram dengan tindakan dua sosok guru yang memerankan adegan syur dengan menggunakan pakaian ASN dalam video yang viral di media sosial dengan judul "Video syur ASN Jabar.

Menurut Anne, hal tersebut merupakan perbuatan yang sangat tidak terpuji bahkan sangat mencoreng dunia pendidikan.

"Jelas mencoreng dunia pendidikan, apalagi kan bukan pasangan suami istri lalu diunggah ke media sosial, harus ada hukuman setimpal dan berat," kata Anne di Purwakarta. Sabtu (21/9).

Meski tidak melihat video asusila tersebut Anne menyatakan tindakan yang diketahui diperankan RIA dan RJ. terlebih Anne dibuat naik pitam lantaran keduanya merupakan tenaga pengajar di kabupaten yang dipimpinnya Purwakarta. Bahkan apabila terbukti ada yang berstatus ASN, Anne mengatakan bahwa sudah sepantasnya diberikan hukuman berat, apalagi kalau terbukti bekerja di pemerintahannya.

"Seharusnya mereka tahu aturan lah, mau honorer atau ASN, apalagi mereka pengajar kan," katanya.

Selain itu, Anne juga meminta agar masyarakat untuk tidak mencari tahu video tersebut terutama untuk para pelajar yang harus dilindungi dari konten berbau porno.

"Sudah hentikan jangan disebar lagi, apalagi kalau sampai pada anak-anak sangat tidak baik dan tidak mendidik," pinta Anne.

Selain itu, adanya dugaan pemeran wanita dalam video tersebut merupakan salah satu pelaku UMKM berprestasi di Purwakarta. Anne belum tahu pasti akan tetapi apabila benar maka bantuan untuk peningkatan produknya akan dibatalkan.

"Belum pernah bertemu, hanya saja katanya yang kemarin mewakili Jawa Barat, ya kalau terbukti kita batalkan bantuan peningkatan UMKM-nya," jelas Anne.

Kedua Pelaku Sudah Dipecat

Pemeran pria RIA dan RJ pemeran perempuan dalam video mesum pegawai berpakaian ASN keduanya saat ini sudah diberhentikan dari sekolah tempat mereka mengajar. Itu dilakukan setelah foto dan video tidak senonoh tersebut viral di media sosial.

RJ yang diduga sebagai pemeran perempuan dalam foto maupun video, langsung dikeluarkan oleh pihak sekolah karena sudah melanggar kode etik, begitupun dengan RIA pria yang menyebarkan video tersebut, diberhentikan dari sekolah melalui surat yang dikeluarkan dan ditandatangani oleh kepala sekolah.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kabupaten Purwakarta, Darta mengatakan, untuk kasus tersebut sudah ditangani langsung Kantor Cabang Dinas (KCD) wilayah IV.

"Saya merasa sedih, ini sudah merupakan perbuatan atau kasus yang bisa membuat malu nama baik keluarga dan nama baik sekolah. Saat ini kedua sekolah telah memberhentikan guru tersebut," kata Darta, Jumat (20/9).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, RJ dan RIA mengajar di sekolah berbeda dan masing-masing sudah berkeluarga.

Video RJ dan RIA sebelumnya viral di media sosial apalagi dalam adegan video dan foto, RJ menggunakan pakaian dinas berlogokan Pemprov Jabar. Video tersebut tersebar melalui media sosial dan terbagi dalam tiga bagian.

Sedangkan RIA yang diduga menjadi penyebar foto dan video tersebut, kini ditahan di Polda Jabar bahkan bisa dikenai ancaman hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp 2 miliar. [bal]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini