Bupati Nonaktif Jepara Berdalih Suap Hakim Lasito Agar Pencalonannya Lolos

Selasa, 30 Juli 2019 17:54 Reporter : Danny Adriadhi Utama
Bupati Nonaktif Jepara Berdalih Suap Hakim Lasito Agar Pencalonannya Lolos Sidang suap Bupati Jepara nonaktif, Ahmad Marzuqi. ©2019 Merdeka.com/Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Bupati nonaktif Jepara Ahmad Marzuqi mengaku terpaksa menyuap Hakim PN Semarang Lasito. Politikus PPP ini berdalih suap itu dilakukan karena merasa terpojok kasus korupsi dana bantuan partai politik yang menyeretnya mengambang sejak tahun 2016.

"Saya lakukan proses praperadilan karena status tersangka ini tidak jelas. Surat penetapan tersangka juga tidak ada. Padahal waktu itu menjelang pilkada, saya harus mencari kejelasan untuk bisa mendaftar calon kepala daerah," kata Ahmad Marzuqi dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Semarang, Selasa (30/7).

Marzuqi mengakui memberikan uang kepada Hakim Lasito melalui penasihat hukumnya Ahmad Hadi Prayitno dengan menyiapkan uang Rp500 juta. Namun dia diminta menyerahkan uang lebih untuk memenangkan sidang praperadilan.

"Jadi suruh mas Hadi Prayitno serahkan uang Rp1 miliar biar jalan. Kalau Rp500 juta dalam bentuk rupiah dan Rp200 juta US dolar diserahkan ke Prayitno," ujar dia.

Sementara itu, Lasito mengaku tidak berniat membantu Ahmad Marzuqi. Namun, Lasito akhirnya menerima pemberian dari kuasa hukum Marzuqi Rp700 juta.

Mendengar keterangan Marzuqi, Lasito yang dimintai keterangan secara bergiliran mengklaim, tak pernah berniat membantu memenangkan kasus yang menyeret nama politikus PPP tersebut. Informasi dia, ada beberapa alat bukti yang dihadirkan dalam sidang tidak lengkap.

"Saya tidak membantu Pak Marzuqi, tapi hukumnya memang berjalan kayak gitu," ujarnya.

Meski begitu, uang Rp700 juta yang diberikan kuasa hukum Marzuqi memang telah diterima saat berada di rumah pribadinya di Solo. Bentuknya sudah terbungkus rapi dalam wadah oleh-oleh ikan bandeng presto.

"Itu saya pakai buat biaya mengajukan program Akreditasi Pengadilan Negeri (PN) Semarang. Tapi tidak semuanya saya pakai. Seingat saya hanya Rp150 juta," tutupnya. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. Bupati Jepara Tersangka
  2. Jepara
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini