Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani secara resmi melantik Dwi Yanto sebagai Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi periode 2026-2031. Pelantikan ini berlangsung di Pendopo Kabupaten Banyuwangi pada hari Kamis, 12 Februari 2026. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ipuk menekankan pentingnya inovasi dan pemanfaatan digitalisasi dalam pengelolaan zakat.
Dorongan ini bertujuan untuk memudahkan wajib zakat dalam menunaikan kewajibannya, tanpa harus datang langsung ke kantor Baznas. Dengan adanya platform digital, masyarakat diharapkan dapat mengakses layanan Baznas dengan lebih praktis dan efisien. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat.
Bupati Ipuk juga berharap kepemimpinan baru Baznas dapat melanjutkan program-program baik yang telah berjalan sebelumnya. Kinerja serta prestasi Baznas diharapkan terus meningkat demi kemaslahatan umat. Sinergi antara Baznas dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan tersebut.
Advertisement
Advertisement
Inovasi dan Pemanfaatan Digitalisasi Zakat
Bupati Ipuk Fiestiandani secara tegas mendorong Baznas Banyuwangi untuk terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi digital. Pemanfaatan digitalisasi ini krusial untuk menciptakan kemudahan bagi para wajib zakat. "Dengan begitu, jika ada wajib zakat ingin menitipkan zakatnya, mereka tidak perlu harus datang ke kantor Baznas, melainkan melalui platform yang bisa mereka akses," katanya setelah pelantikan Dwi Yanto.
Melalui platform digital yang mudah diakses, proses pembayaran zakat akan menjadi lebih efisien dan transparan. Inisiatif ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak muzaki dan meningkatkan pengumpulan zakat secara keseluruhan. Digitalisasi juga memungkinkan pengelolaan data yang lebih baik dan akuntabel.
Langkah ini sejalan dengan tuntutan zaman yang serba digital, di mana kemudahan akses menjadi prioritas utama. Baznas diharapkan dapat mengembangkan sistem yang user-friendly dan aman. Ini akan memastikan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga amil zakat tetap terjaga dengan baik.
Advertisement
Advertisement
Baznas sebagai Mitra Strategis Penanggulangan Kemiskinan
Baznas merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam upaya penanggulangan kemiskinan. Selama ini, Baznas telah memberikan kontribusi signifikan terhadap program-program pembangunan di Banyuwangi. Sinergi ini telah membantu menurunkan angka kemiskinan di wilayah tersebut.
Bupati Ipuk mengapresiasi kerja keras semua pihak, termasuk Baznas, yang telah bahu-membahu dalam mengatasi masalah kemiskinan. "Angka kemiskinan di Banyuwangi yang terus turun berkat kerja keroyokan semua pihak, termasuk Baznas, sinergi baik ini harus terus kita pertahankan dan dilanjutkan," katanya. Sinergi positif ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang.
Dana zakat yang terkumpul memiliki potensi besar untuk pemberdayaan masyarakat. Dengan penyaluran yang tepat sasaran, zakat dapat menjadi instrumen efektif dalam mengentaskan kemiskinan. Program-program Baznas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat prasejahtera sangat dibutuhkan.
Advertisement
Advertisement
Profesionalisme dan Kolaborasi Strategis Baznas
Bupati Ipuk juga menekankan pentingnya profesionalisme dalam pengelolaan Baznas. Lembaga ini diharapkan mampu menggandeng mitra-mitra strategis di Banyuwangi. Kolaborasi dengan berbagai pihak akan memperluas jangkauan bantuan yang dapat diberikan kepada masyarakat.
Dengan "tandang bareng" atau bekerja bersama, pemerintah daerah dan Baznas optimistis dapat memberdayakan lebih banyak warga yang membutuhkan. "Dengan 'tandang bareng' atau bersama-sama, kami optimistis semakin banyak warga membutuhkan di Banyuwangi yang berdaya, mulai dari lansia, keluarga prasejahtera dan pelaku usaha kecil,"katanya. Pendekatan kolaboratif ini akan memaksimalkan dampak positif dari program-program Baznas.
Kemitraan strategis dapat melibatkan organisasi kemasyarakatan, perusahaan swasta, dan lembaga pendidikan. Kerjasama ini akan membuka peluang baru untuk program-program inovatif. Tujuannya adalah memastikan bantuan yang disalurkan semakin banyak dan tepat sasaran.
Advertisement
Advertisement
Komitmen Kepemimpinan Baru Baznas
Ketua Baznas Banyuwangi yang baru dilantik, Dwi Yanto, menyatakan kesiapannya untuk menjalankan tugas. Ia berkomitmen untuk berkolaborasi erat dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Kolaborasi ini bertujuan untuk kemaslahatan umat dan kesejahteraan masyarakat.
Dwi Yanto menegaskan kesediaannya untuk bermitra dengan pemkab dalam menjalankan semua kegiatan sosial yang berkaitan dengan kepentingan penerima zakat. "Kami siap bermitra dengan pemkab untuk menjalankan semua kegiatan sosial yang berkaitan dengan kepentingan penerima zakat," katanya. Visi kepemimpinan baru ini diharapkan dapat membawa Baznas Banyuwangi ke arah yang lebih baik.
Komitmen ini menjadi pondasi kuat untuk melanjutkan program-program yang telah sukses. Selain itu, diharapkan juga dapat mengembangkan inisiatif baru yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Sinergi yang kuat antara Baznas dan pemerintah daerah akan menjadi kunci keberhasilan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews