Bupati Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), Saidi Mansyur, kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan daerah dengan mengucurkan anggaran signifikan. Dalam kegiatan Safari Ramadan, total dana sebesar Rp412,8 juta digelontorkan untuk mendorong penguatan ekonomi berbasis keagamaan dan desa di wilayahnya.
Inisiatif ini dilaksanakan di Masjid Al Islam, Desa Handil Purai, Kecamatan Beruntung Baru, Martapura, pada hari Sabtu. Langkah strategis ini bertujuan untuk menciptakan dampak positif yang luas, tidak hanya pada aspek fisik tetapi juga pada pergerakan roda ekonomi masyarakat setempat.
Alokasi dana tersebut mencakup hibah sebesar Rp362,8 juta yang ditujukan bagi Yayasan Pondok Pesantren Salafiyah An Najah. Selain itu, Desa Handil Purai menerima bantuan keuangan bersifat khusus senilai Rp50 juta untuk pembangunan dan perbaikan sarana prasarana rumah ibadah.
Advertisement
Advertisement
Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Bupati Saidi Mansyur secara konkret menunjukkan dukungannya terhadap lembaga keagamaan dan infrastruktur desa. Hibah senilai Rp362.800.000 diberikan kepada Yayasan Pondok Pesantren Salafiyah An Najah, sebuah langkah yang diyakini akan meningkatkan kualitas pendidikan dan fasilitas di lingkungan pesantren.
Selain itu, Desa Handil Purai mendapatkan bantuan keuangan khusus sebesar Rp50.000.000. Dana ini secara spesifik dialokasikan untuk pembangunan serta perbaikan berbagai sarana dan prasarana rumah ibadah di desa tersebut.
Menurut Bupati Saidi Mansyur, kucuran dana ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk membuka ruang bantuan melalui dana hibah guna mendukung pembangunan yang lebih baik. Hal ini mengingat keberadaan pondok pesantren, tempat keagamaan, masjid, dan langgar yang tersebar luas di setiap wilayah kecamatan.
Advertisement
Advertisement
Saidi Mansyur menegaskan bahwa pembangunan sarana keagamaan memiliki efek berganda atau multiplier effect yang signifikan terhadap perekonomian desa. Dampak positif ini mencakup berbagai sektor, mulai dari penyerapan tenaga kerja lokal hingga peningkatan aktivitas usaha kecil di sekitar lokasi pembangunan.
Proses pembangunan fisik, seperti renovasi atau konstruksi baru, secara langsung akan membutuhkan tenaga kerja dari masyarakat sekitar. Hal ini tidak hanya mengurangi angka pengangguran, tetapi juga memberikan penghasilan tambahan bagi keluarga di desa.
Selain itu, pembelian material bangunan seperti semen, pasir, dan kayu seringkali dilakukan dari pemasok lokal, yang turut menggerakkan roda ekonomi. Peningkatan aktivitas di sekitar lokasi pembangunan juga dapat memicu pertumbuhan usaha kecil, seperti warung makan atau toko kelontong, yang melayani kebutuhan para pekerja dan pengunjung.
Advertisement
Advertisement
Bupati Banjar juga mendorong pemerintah desa dan kecamatan untuk lebih proaktif dalam mengusulkan program-program pembangunan. Inisiatif ini penting agar alokasi anggaran dapat tersebar secara merata dan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah.
Selain itu, Saidi Mansyur mengharapkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Kolaborasi ini dianggap krusial, terutama dalam memperkuat sinergi pembiayaan pembangunan daerah.
Mengingat sejumlah aset milik provinsi berada dan dimanfaatkan di Kabupaten Banjar, sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi akan memastikan dampak pembangunan yang lebih luas. Pembangunan daerah bukanlah tanggung jawab tunggal pemerintah kabupaten, melainkan memerlukan kerja sama erat dengan pemerintah provinsi demi kesejahteraan masyarakat yang lebih optimal.
Advertisement
Advertisement
Selain gelontoran dana hibah dan bantuan keuangan, kegiatan Safari Ramadan ini juga dimanfaatkan untuk menyalurkan bantuan sosial lainnya. Pemerintah daerah menyerahkan paket sembako kepada masyarakat penerima manfaat, sebuah langkah konkret untuk membantu menjaga daya beli masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri.
Tidak hanya itu, Masjid Al Islam juga menerima wakaf Al Quran terjemah Bahasa Banjar dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ). Penyerahan wakaf ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat dalam mempelajari dan memahami isi Al Quran.
Acara Safari Ramadan semakin bermakna dengan tausiyah yang disampaikan oleh Habib Syech Alaydrus. Beliau mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial, khususnya selama bulan suci Ramadan.
Advertisement
Habib Syech Alaydrus menekankan pentingnya ibadah di bulan Ramadan, dengan menyatakan bahwa ibadah salat sunah di bulan ini memiliki nilai setara dengan salat wajib di bulan biasa. Apalagi salat wajib yang dikerjakan secara berjemaah, pahalanya akan berlipat ganda, mendorong umat untuk lebih giat beribadah.
Sumber: AntaraNews